Besok Desa Prumben Gelar Festival dan Lomba Makan Durian

GEBANG, Bagi penggemar durian, jangan lewatkan kesempatan lomba makan durian yang akan diadakan di Desa Prumben, Kecamatan Gebang, besok, Rabu (18/1). Cukup dengan membayar Rp 30.000, Anda bisa makan dua buah durian lokal berukuran sedang dan berhak memenangkan hadiah berupa uang tunai dari panitia.

Dalam lomba makan durian yang diberi tajuk Prumben Belah Duren itu, panitia menyediakan waktu dua menit untuk menghabiskan dua buah durian. Juaranya yakni yang dihitung terbanyak biji durian (pongge) dan kebersihan ponggenya. Untuk lomba makan durian panitia membatasi kuota hanya untuk 50 peserta.

Hal tersebut dijelaskan oleh panitia Prumben Belah Duren, Irfan Romadhon, saat dihubungi Purworejo News, Selasa (17/1). Selain itu panitia juga menggelar Lomba Duren Lokal yang ditujukan untuk petani durian di desa tersebut.

Untuk pendaftaran, lanjut Irfan, dilakukan saat hari H yakni Rabu pagi mulai pukul 09.30 di lokasi kegiatan yakni halaman Balai Desa Prumben yang lokasinya sekitar lima Km arah utara kantor Kecamatan Gebang.

Irfan yang merupakan perangkat Desa Prumben menambahkan, panitia menyediakan hadiah berupa piagam uang tunai. Untuk lomba makan durian, panitia menyediakan hadiah uang tunai masing-masing uang senilai Rp 500.000, Rp 300.000, dan Rp 200.000 untuk juara 1, 2, dan 3. Adapun untuk lomba duren lokal hadiahnya Rp 1 juta, Rp 700.000, dan Rp 500.000 bagi juara 1, 2, dan 3.

Tak hanya itu. Pengunjung juga bisa membeli durian lokal Prumben yang menurut Irfan rasanya pahit, legit, dan manis. Harganya pun hanya berkisar Rp 20.000 hingga 50.000. Diakuinya meski durian lokal, tapi rasanya tak kalah dari durian daerah lain.

Irfan mengatakan, lomba diadakan untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa Desa Prumben juga merupakan sentra durian lokal yang tak kalah dengan penghasil durian lain di Purworejo.

Selain itu juga agar Desa Prumben bisa lebih dikenal sehingga menarik minat untuk membeli durian lokal. Hal itu tentu saja diharapkan dapat mendongkrak ekonomi warga. (Dia)

Tinggalkan Komentar