Wabup: Bantuan Sembako Harus Sudah Sampai ke Warga Sebelum Idul Fitri

KUTOARJO, Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH meminta agar bantuan sembako sampai ke masyarakat sebelum Idul Fitri. Terutama bantuan sembako yang masih menumpuk di gudang, yang dikelola Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Purworejo. 

“Apalagi menjelang Idhul Fitri ini yang masih dalam situasi pandemi, jangan sampai ada masyarakat tidak mampu/miskin, yang kekurangan sembako,” tegas Yuli Hastuti saat memantau penyaluran bantuan logistik sembako di gedung SRG Purworejo di Kutoarjo, Jumat (22/5). 

Turut mendampingi Kepala Dinpermasdes Agus Ari Setyadi, S.Sos, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kusairi, AP, MM, dan Kabag Perekonomian Setda Dra Titik Mintarsih, MPd.

Lebih lanjut Yuli Hastuti mengatakan, logistik ini merupakan stok sembako untuk tanggap darurat, sehingga ada batasan waktu yang harus disalurkan, yaitu paling lambat akhir Mei. 

“Kemarin saya mensurvai stok logistik di gudang ini, dan sudah saya laporkan ke Pak Bupati. Lalu beliau minta untuk secepatnya disalurkan kepada masyarakat,” tuturnya.

Yuli Hastuti minta agar camat  koordinasi dengan desa dalam menyalurkan bantuan sesuai peruntukannya agar tepat sasaran.

Bantuan diserahkan ke camat-camat

”Saya percaya Pak Camat/Bu Camat beserta desa yang paling paham warganya, terutama yang terdampak akibat pandemi virus corona. Tentunya yang dibantu warga yang tidak mampu,” tandasnya.

Sementara itu Kabid Kedaruratan BPBD Kusairi menjelaskan, logistik sembako sudah disalurkan tahap pertama pada awal Mei untuk posko kecamatan.

“Penyaluran tahap kedua yakni 80 persen dibagi habis untuk 16 kecamatan. Sedangkan yang 20 persen untuk cadangan bagi warga yang berstatus ODP, yaitu pemudik yang dikarantina di GOR. Tapi bisa juga dari desa mengajukan permohonan bantuan dengan prosedur dan persyaratan yang benar,” jelasnya.

Menurutnya, dana yang digunakan yakni dari APBD pos anggaran Belanja Tidak Terduga untuk GTPP covid-19 yang dibelanjakan berupa logistik dan operasional GTPP. Logistik sembako yang disalurkan terdiri atas 12 item antara lain, beras 89 bungkus, minyak goreng 97 bungkus, susu bubuk 28 bungkus, gula pasir 193 bungkus, kopi 95 bungkus, teh poci 95 dus, roti kering 27 bungkus, sarden 184 kaleng, kecap 97 bungkus, air mineral 94 dus, mie instan 94 dus, dan saos 97 botol. 

Dalam kegiatan tersebut Wabup Yuli Hastuti selain memantau penyaluran sembako dari pagi hingga sore, juga sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 16 camat. (R/nas)

Tinggalkan Balasan