Bupati Ancam Akan Tindak Tegas Distributor Pupuk yang Nakal

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM meminta agar tidak ada distributor atau pihak lain yang main-main dengan pupuk bersubsidi. Jika ketahuan ada yang menjual dengan harga yang tidak sesuai, pihaknya akan bekerjasama dengan kepolisian untuk menindak tegas.

Pernyataan tegas itu disampaikan Bupati pada acara Rapat Koordinasi dan Penandatanganan SPJB Kios Pupuk Bersubsidi di Pendopo Kabupaten, Selasa (21).

Rakor dihadiri oleh Sekretaris Daerah Said Romadhon, Kepala Cabang BRI Purworejo, Komisi Pupuk dan Pestisida Kabupaten Purworejo, produsen pupuk Pusri dan Petrokimia, distributor se-Kabupaten Purworejo dan OPD terkait.

Bupati menjelaskan, Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 01 Tahun 2020 Pasal 1 menyebutkan bahwa pupuk bersubsidi adalah barang dalam pengawasan yang pengadaan dan penyalurannya mendapat subsidi dari Pemerintah untuk kebutuhan petani di sektor pertanian. Jadi jenis pupuk bersubsidi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dimaksud sudah ditentukan oleh Pemerintah.

Penandatanganan SPBJ Kios Pupuk

“Pupuk bersubsidi ini harganya sudah ditentukan oleh pemerintah, jadi saya berharap semua pihak membantu mengawal penyaluran pupuk bersubsidi,” harapnya.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Wasit Diyono, S.Sos menyebutkan, Rakor bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara distributor, pengecer atau Kios Penyalur Pupuk Lengkap (PPL), Koordinator Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dengan Bupati.

Ilham Darmawandari dari PT Petrokimia Gresik menilai, dari berbagai kabupaten di Jawa Tengah, penyaluran pupuk bersubsidi di Purworejo sangat luar biasa.

“Dari alokasi yang diberikan, hampir terserap 100 persen, yaitu sebanyak 99,97 persen. Hal ini jadi capaian tertinggi jika dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah lainnya,” ungkapnya. (R/Dia)

Tinggalkan Balasan