Blusukan ke PO Damri dan Sumber Alam, Bupati Cek Kesiapan Angkutan Lebaran

PURWOREJO, Guna memastikan kesiapan angkutan lebaran 2018, Bupati Purworejo Agus Bastian meninjau PO Bus Damri di Bayan dan PO Sumber Alam di Kutoarjo, Rabu (6/6). Dalam kunjungan tersebut Bupati didampingi Kapolres AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK, Sekda Said Romadhon, Kepala Dinas Perhubungan Agus Budi Supriyanto, dan Kasat Pol PP Damkar Budi Wibowo.
Sejumlah angkutan yang sudah dinyatakan layak jalan kemudian ditempel stiker oleh bupati Agus Bastian. Sebelum ditempel stiker terlebih dulu dilakukan pemecahan kendi dan penyiraman air kembang ke bus angkutan lebaran.
Dalam kesempatan itu Agus Bastian memberikan apresiasi kepada PO Damri yang sudah mempersiapkan armada angkutan mudik lebaran. Bupati juga berpesan agar seluruh kru mempersiapkan diri dan senantiasa melakukan pengecekan terhadap armadanya.
“Pengecekan rem dan instrumen lainnya sangat perlu dilakukan karena menyangkut keselamatan bersama, “kata bupati.
Bupati juga berpesan agar para supir tidak menggunakan obat-obat terlarang dan jika lelah atau mengantuk sebaiknya beristirahat untuk digantikan supir cadangan.
“Saya juga meminta agar pengelola dan awak bus dapat melayani masyarakat pengguna jasa sebaik mungkin sehingga mereka berangkat dan pulang dengan selamat, “pesannya.
Sementara itu Area Manajer Divre 2 Perum Damri Semarang Sugeng BP mengatakan, untuk angkutan lebaran dan arus mudik 2018, bus reguler yang disiapkan sebanyak 18 buah dan semuanya sudah laik jalan. Namun demikian karena animo penumpang di Purworejo cukup tinggi maka juga disiapkan armada tambahan.
“Armada penambahan yang sudah disiapkan, dari Bandung 20 unit, Surakarta 7 unit, dan Semarang 4 unit. Sehingga total armada yang disiapkan sebanyak 45 unit. Dan jika memang dibutuhkan juga akan diturunkan armada dari Bandara Sukarno Hatta, “kata Sugeng.
Selain armada yang sudah disiapkan juga ada sejumlah armada yang digunakan untuk program mudik gratis ke Purworejo.
Terpisah, Direktur PT Sumber Alam Expres, Antoni menjelaskan, untuk persiapan arus mudik dan arus balik lebaran 2018 pihaknya sudah menyiapkan 284 armada. Rinciannya, bus AKAP 150 armada, AKDP 45 armada, Pariwisata 14 armada, Shutle AJAP 50 armada, dan Shutle AJDP 25 armada.
Untuk kenaikan tarif akan berlaku mulai H- 7 dengan mengacu pada tarif tahun lalu. “Tarif tidak menggunakan presentase karena tahun ini tidak ada kenaikan BBM, “kata Antoni.
Disebutkan, diperkirakan puncak arus mudik terjadi tanggal 8 sampai 12 Juni dan arus balik mulai tanggal 16 sampai 22 Juni 2018. (W5)

Tinggalkan Balasan