Banjir Landa 41 Desa di Kecamatan Butuh, Ratusan Warga Mengungsi

BUTUH, Hujan deras yang mengguyur selama tiga hari sejak Selasa (14/1) hingga Kamis (16/1) malam mengakibatkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Purworejo terlanda banjir. Dari data yang ada di BPBD Kabupaten Purworejo tercatat Kecamatan Butuh merupakan salah satu daerah yang paling parah terkena banjir. Dari 41 desa yang ada di Kecamatan Butuh hanya 9 desa yang tidak terendam banjir.

Banjir di Butuh akibat meluapnya beberapa sungai seperti anak Sungai Wawar, Gebang Besar dan Kedunggupit. Luapan air sungai bahkan sempat membuat jalan pertigaan Klepu tertutup air.

Banjir yang terjadi di Desa Wironatan, Kecamatan Butuh, mengakibatkan 700 warga dari 270 kepala keluarga terdampak oleh banjir, 39 warga mengungsi dan 2 orang dirawat di Puskesmas Butuh.

Ketinggian air diperkirakan mencapai 1 meter dan akses ekonomi warga mengalami lumpuh total. Banjir di Kecamatan Butuh juga mengakibatkan Sungai Gebang meluap ke pemukiman warga.

Personil BPBD Purworejo, Kodim 0708 Purworejo bersama instansi lain melaksanakan siaga sejak Selasa malam dengan terus melukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak di pemukiman untuk dibawa ke lokasi yang aman. Proses evakuasi dipimpin oleh Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Muchlis Gasim.

“Masyarakat sudah kita evakuasi ke tempat posko yang sudah kita sediakan, namun masih ada beberapa warga yang tidak mau di bawa ke lokasi yang aman. Akhirnya dengan pendekatan yang baik maka kita berhasil membawa warga tersebut.”ucap Dandim Kamis (17/1).

Dijelaskan, hingga saat ini korban jiwa akibat banjir tidak ada. Kerugian hanya kerusakan alat rumah tangga akibat luapan air.

Diungkapkan, dalam penanganan bencana ini Kodim mengerahkan satu peleton anggota yang berkerja bersama dengan dinas terkait dan mendirikan posko pengungsian di simpang tiga Desa Wironatan.

“Saya menghimbau kepada selururuh warga agar bisa mengungsi ke tempat yang kita sediakan karena akan mempermudah kita dalam mengatasi permasalahan terutama pengobatan penyakit gatal gatal yang di alami oleh warga, ” tutur Dandim. (W5)

Tinggalkan Komentar