7 Tahun Berkiprah, Band Metagenesis “Reunian” di Panggung Kafe Sulthan

PURWOREJO, Lima remaja milenial asal Purworejo yang punya hobi bermusik tujuh tahun lalu mendirikan grup band Metagenesis bergenre pop. Selasa malam (19/1) setelah sempat vakum selama setahun akibat pandemi, grup band yang digawangi Alam Reformasi (AR) Putra Pamungkas (vocal) kembali tampil. Kali ini di Kafe Sulthan Jalan Urip Sumoharjo Purworejo.

Dengan formasi lengkap, AR membuka penampilan dengan lagu Diam Tanpa Kata milik the Massiv. Berikutnya masih dengan lantunan musik rancak, band yang besar lewat berbagai even festival itu membawakan lagu Pesawat Tempur milik Iwan Fals dan Separuh Nafas -nya Dewa.

Di sela penampilannya, AR mengenalkan para personel band yang bermakna pergiliran keturunan itu.

“Pada posisi drummer ada Fawwas yang kuliah di IAIN Salatiga, kemudian Alfian, bassis, juga masih kuliah di Yogya. Lalu gitaris Alby yang baru lulus dari UMY, Syaiful atau Ipul sang keyboard yang merangkap arransemen, dan ssya sendiri Alam Reformasi yang baru selesai kuliah di (UGM) Yogya”.

Dari kiri: Fawwaz, Alfian, Syaiful, Alam R, Alby

Selama kurang lebih 1,5 jam (21.30-23.00) mereka membawakan 14 lagu dari berbagai grup band ternama dan juga single album seperti lagu Cinta Terbaik-nya Cassandra dan Celengan Rindu milik Fiersa Besari.

Ditemui usai manggung AR dan kawan-kawan mengaku senang bisa perform kembali.

“Terakhir kami perform di MAN pada even Bulan Bahasa awal tahun 2019. Setelah jtu karena kesibukan masing-masing personel, ditambah pandemi, baru sekarang ini kami bisa satu panggung lagi,”ucap AR.

Suasana santai Kafe Sulthan

Ia mengapresiasi pihak Kafe Sulthan yang memberikan kesempatan kepada grup band-nya untuk kembali tampil di panggung.

AR menyebut, dirinya punya keinginan bisa kembali perform di lain waktu untuk mengasah mental dan penampilan.

Menanggapi hal tersebut, Sulistyowati (Lis), owner Kafe Sulthan berjanji akan kembali mengajak grup band itu tampil di kafenya.

“Kami memberikan ruang buat mereka yang ingin tampil sambil menambah jam terbang. Selain itu juga sebagai sarana mengarahkan bakat bermusik anak-anak muda di Purworejo ke arah yang positif,” ucap Lis. (Dia)

 276 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *