6 Tahun Berturut-turut SMAN 7 Jadi “Produsen” Anggota Paskibraka Wakili Purworejo ke Provinsi

PURWOREJO, Sejak tahun 2016 hingga kini SMAN 7 Purworejo atau Smansev, dikenal sebagai “produsen” anggota Paskibra yang mewakili Purworejo ke tingkat provinsi. Selama enam tahun berturut-turut, sekolah yang berlokasi di Jalan Ki Mangun Sarkoro, itu berusaha mentradisikan diri untuk meloloskan siswanya mewakili Purworejo ke level provinsi.

Waka Kesiswaan Agus Setiyono, S.Pd, M.Pd kepada Purworejo News pada Senin (16/8) mengungkapkan, dalam enam tahun terakhir, tercatat ada tujuh siswa yang mewakili Smansev mengikuti seleksi Paskibra ke tingkat provinsi mewakili Kabupaten Purworejo.

Mereka adalah Elvira Putri Ceisaria (2016), Taufik Dwi Hanan (2017), Rizqullah Panggih Dwi Atmoko (2018), Gandhang Setyo Wicaksono (2019), Muhammad Fauzi (2020), Enricha Audya Prastiwi dan Satwika Al Hafiz (2021).

Enricha Audya Prastiwi

“Dari tujuh siswa itu, hanya dua yang terhenti di tingkat provinsi. Sedangkan satu lagi tidak tampil karena pandemi Covid-19 tahun lalu. Tahun ini bahkan Enricha Audya Prastiwi dipercaya membawa baki bendera pagi hari pada Upacara HUT RI di Provinsi Jateng,” kata Agus.

Disebutkan, dari Smansev biasanya mengirimkan enam siswa untuk mengikuti seleksi di tingkat kabupaten. Tapi sejak tahun 2020 sampai sekarang hanya empat siswa, terdiri atas dua putra dan dua putri.

Mereka yang dikirim mengikuti seleksi, lanjut Agus, adalah anggota Paskhas SMA 7, nama ekskul khusus yang dibentuk untuk siswa yang berminat menjadi tim pengibar bendera di Smansev.

Panggih Dwi Atmoko (nomer 2 dari kiri) saat mengikuti seleksi Paskibraka tingkat provinsi

Peserta yang akan mengikuti seleksi di tingkat kabupaten, lanjut Agus, adalah siswa kelas XI. “Sekolah telah memiliki tim yang akan menyeleksi siswa dengan materi berupa tes fisik, mental, serta akademik”.

Paskhas SMA 7, lanjut Agus, merupakan ekskul yang paling diminati oleh siswa kelas X, yakni saat mereka memilih 23 ekskul yang ada di sekolah yang genap berusia 30 tahun pada tanggal 5 September mendatang.

Salah satu anggota Paskhas SMA 7 yang berhasil melenggang ke tingkat provinsi di tahun 2018, Rizqullah Panggih Dwi Atmoko menuturkan, dirinya bangga menjadi bagian dari anggota Paskhas yang hingga kini terus menelurkan wakil dari Purworejo ke tingkat provinsi.

Latihan fisik Paskibraka Purworejo

Panggih sempat mengikuti seleksi ke tingkat nasional. Tapi sayang langkahnya terhenti pada seleksi tiga besar. Meski begitu Panggih terpilih menjadi pasukan 17 pada upacara pagi dan sore Peringatan HUT RI tahun 2018 di Provinsi Jawa Tengah.

Ia pun mengungkapkan, “Menjadi anggota paskibra membuat saya lebih disiplin dalam setiap kegiatan yang lakukan, juga memberikan pengalaman yang menurut saya sangat berharga karena merupakan kegiatan yang dilakukan hanya sekali seumur hidup.”

Tak hanya itu. Menurutnya, dengan maju ke tingkat provinsi, jadi menambah keluarga dari berbagai daerah yang berasal dari kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Niken Wahyuni (tengah) diapit anggota Paskibra Smansev

Kepala Smansev Niken Wahyuni, S.Pd, M.Pd mengatakan, dirinya merasa bangga siswa Smansev selalu menjadi wakil Purworejo dalam seleksi Paskibra di tingkat provinsi.

Meski belum berhasil mencapai tingkat nasional, tapi dirinya puas karena prestasi itu menjadi prestise tersendiri bagi Smansev.

Ia berharap para siswa yang berhasil terpilih ke tjngkat provinsi dapat menjadi semangat bagi adik kelasnya. Selain itu juga dapat menjadi catatan prestasi tersendiri bagi siswa yang telah mengikuti proses seleksi tersebut.

“Kami berharap agar Smansev bisa konsisten mentradisikan prestasi ini agar dapat lebih dikenal secara luas terutama dalam hal kedisiplinan siswa yang berbuah manis ini,” kata Niken. (Dia)

 959 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *