502 Peserta Ramaikan Lomba Merpati Kolong Purworejo Berhadiah Rp 20 Juta

BANYUURIP, Langit Purworejo yang cerah pada Minggu (7/8) menjadi kebahagiaan tersendiri bagi ratusan penggemar merpati balap. Bertempat di Lapak Kembang Gendeng Patigaten di Kelurahan Borokulon, Banyuurip, mereka mengikuti Lomba Merpati Kolong Purworejo (MKP).

Tercatat sebanyak 502 merpati yang berasal dari berbagai penjuru wilayah Purworejo dan sekitarnya menjadi peserta lomba yang lokasinya berada di tepian jalan pintas menuju Perum Pepabri Borokulon tersebut.

Selain banyak diikuti peserta, lomba merpati kolong ini juga menyediakan hadiah yang cukup menggiurkan. Ketua panitia Suwigyoto menyebutkan, pihaknya menyediakan hadiah berupa uang total senilai Rp 20 juta plus piala.

Rinciannya, untuk juara 1 sebesar Rp 12 juta, juara 2 Rp 5 juta, juara 3 Rp 2 juta, dan juara 4 Rp 1 juta. Selain itu juga disediakan dua piala untuk adu cepat dalam laga yang disebut ‘perang bintang’.

Lokasi MKP di Borokulon

Suwigyoto menambahkan, setiap peserta membayar biaya pendaftaran Rp 50 ribu. Kriteria penilaian, lanjutnya, yakni yang paling tepat mencapai landasan dengan melalui kolong atas di dalam ring merah.

Event yang diadakan sejak Sabtu itu tidak hanya diikuti peserta dari Purworejo. “Ada juga peserta dari Yogyakarta,” imbuh Suwigyoto. Terkait harga merpati, menurut panitia, bisa mencapai puluhan juta. “Merpati yang ikut lomba kali ini ada yang harganya Rp 50 juta,” katanya.

Selain itu, arena adu balap yang selama ini identik dengan ajang pertaruhan (judi) dan miras, tidak bakal ditemui di arena lomba ini. Hal itu karena panitia melarang aktivitas tersebut.

“Bagi yang melanggar langsung didiskualifikasi baik merpati maupun timnya,” kata Ketua Merpati Kolong (MK) Purworejo Deswidi.

Suwigyoto, Deswidi, dan Aftadi bersama piala lomba MKP

Kepada Purworejo News Deswidi menyebutkan, pihaknya ingin agar lomba yang diadakan murni event yang sehat tanpa judi dan miras . “Tujuan kami menghilangkan perjudian dan miras dalam setiap event MKP yang diadakan” tegasnya.

Lebih lanjut Deswidi mengatakan, Kejuaraan MKP kali ini merupakan putaran kedua di tahun 2022. “Sebelumnya diadakan di Lapak Katerban Kutoarjo,” imbuhnya. MPK sendiri kata Deswidi, dibentuk tahun 2014 dengan sekretariat di Desa Kembang Arum Kutoarjo.

Menurutnya, di Purworejo ada lebih dari 100 lapak merpati kolong. Lapak-lapak itu dibagi ke dalam enam korwil dengan dipimpin oleh koordinator. Salah satunya Aftadi yang menjadi koordinator tempat pertandingan kali ini. (Dia)

Tinggalkan Komentar