410 Warga Grabag Ikuti Sosialisasi Pembentukan Kampung Siaga Bencana

GRABAG, Kemensos RI melalui Dinsosdaldukkb Kabupaten Purworejo menggelar sosialisasi pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan Tagana Masuk Sekolah (TMS) Kecamatan Grabag, Selasa (06/09/2022). Sosialisasi dibuka oleh Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH. 

Acara dihadiri perwakilan Direktorat PSKBA (Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam) Kus Budiharto, Dinsos Provinsi Jateng Edy Yunarto, AKS, Kepala Sentra Antasena Magelang MK Agung Suhartoyo, M.Si, dan sejumlah pimpinan instansi.

Wabup mengatskan, sosialisasi ini merupakan langkah antisipasi dini menghadapi bencana berbasis masyarakat. Wilayah Kabupaten Purworejo terdiri dari atas dataran, pegunungan, perbukitan, dan pantai memungkinkan terjadinya berbagai jenis ancaman serta memiliki potensi bencana yang tinggi.

Wabup Yuli Hastuti, SH

“Berdasarkan perhitungan BNPB tentang Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2020, indeks risiko bencana Kabupaten Purworejo menempati urutan ke 36 tingkat nasional dan peringkat dua tingkat provinsi, dengan kelas risiko tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan, hal tersebut jangan dipandang sebagai angka belaka, namun hendaknya dapat menjadi panduan bagi para pengambil kebijakan di tingkat nasional dan daerah. 

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak lengah dan harus selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana,” tandas Wabup.

Peserta sosialisasi KSB dan TMS

Dengan dibentuknya KSB dan TMS, Wabup berharap semakin memperkuat kewaspadaan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana secara dini.

Sementara itu Plh Kadinsosdaldukkb Widyowati Dyah Anggraheni, SH, MH mengungkapkan, sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan meluaskan jangkauan wilayah siaga bencana.

Dijelaskan, sosialisasi berlangsung selama tiga hari (6-8 September 2022) dan melibatkan 410 peserta dari delapan desa. Desa tersebut yaitu Desa Ukirsari, Desa Nambangan, Desa Kertojayan, Desa Pasaranom, Desa Munggangsari, Desa Patutrejo, Desa Ketawangrejo, dan Desa Harjobinangun. (Nas)

Tinggalkan Komentar