3 Tim Siswa SMAN 1 Purworejo Raih Gold Medal Simposium Internasional di Malaysia

PURWOREJO, Tiga tim yang dikirim SMAN 1 Purworejo semuanya berhasil meraih Gold Medal pada ajang 9th Fully Residential School International Symposium 2021 (FRSIS) di Malaysia yang dihelat tanggal 1 hingga 3 Oktober lalu. Pengumuman pemenang dilalukan Minggu (3/10) malam di Sekolah Seri Puteri (SSP) Malaysia secara virtual.

Sebanyak 91 tim dari enam negara ikut dalam simposium internasional tahunan bagi siswa SMA itu. Yakni Malaysia, Indonesia, Philipina, Vietnam, India, dan Turki. Adapun tema yang diangkat yakni Covid-19 Pandemic: Gains and Loses.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala SMAN 1 Purworejo Nur Aziz, S.Pd, M.Pd.BI menjelaskan, tiga tim siswa yang dikirim masing-masing beranggotakan empat orang.

Tiga guru pembimbing yang mengantarkan kesuksesan para siswanya

“Jadi ada 12 siswa dengan tiga guru pembimbing. Yaitu Eko Hendarto, S.Pd, M.Hum, Erna Ummu N, S.Pd, M.Eng, dan Arwina Setianingsih, S.Pd,” ungkap Aziz kepada Purworejo News, Senin (4/10).

Ada enam bidang yang disodorkan kepada peserta, yakni pendidikan, ekonomi, teknologi, pelayanan kesehatan, lingkungan, dan sosial. “Tim dari SMAN 1 Purworejo mengambil tiga bidang, yakni pendidikan, ekonomi dan lingkungan,” jelas Aziz.

Tim 1 dengan judul Self Disruption Among The Traditional Tranders to Face The Long Exposure of The Covid-19 Pandemic. Disusun oleh Priscilla Liliani Putri Prajanto (12 MIPA 2), Wahidhania Inna Yakut (12 MIPA 8), Chusnia Salma Nugraheni (12 MIPA 8) dan Ulin Nikhmah Syafaah (12 MIPA 6). Pembimbingnya Eko Hendarto, S.Zpd, M.Hum.

Nur Aziz, selalu dorong siswa ikut berbagai even

Tim 2 dengan judul Merdeka Belajar to Fulfill the Well Being Needs of Highshool Students During Pandemic. Disusun oleh Lugas Edwin Ardiansyah (12 MIPA 5), Nanda Surya Fernando (12 MIPA 7), Gilang Sabilar Rasyad (12 MIPA 6), dan Angel Veronica Vahlevi (12 MIPA 3). Pembimbingnya Erna Umu Nurlaela, S.Pd, M.Eng.

Adapun tim 3 dengan judul The Effects of Activities Restrictions During Covid-19 Pandemic on Air Quality Changes. Disusun oleh Luthfida Aufa Shabrina Rubyarno (11 MIPA 4), Afifah Ainun Rohmana (11 IPS 2), Wahyuning Putri Andini (11 MIPA 7), dan Amelia Bening (11 MIPA 3). Pembimbingnya Arwina Setyaningsih, S.Pd.

Aziz menyebutkan, persiapan dilakukan selama satu bulan di sela-sela kegiatan belajar dan simposium secara online. Meski belum meraih posisi puncak yakni Platinum Medal, Aziz mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada guru pembimbing dan 12 siswa yang kembali mengharumkan nama SMAN 1 di forum internasional.

Duabelas siswa berprestasi dan tiga guru pembimbing

Dirinya selalu mendorong siswa ikut dalam berbagai even internasional. Hal itu untuk mewujudkan tagline SMAN 1 yakni Unggul, Berkarakter, Mendunia.

Menurutnya, dengan mengikuti simposium internasional para siswa dapat menambah wawasan serta meningkatkan kemampuan berpikir, berkolaborasi, serta berempati.

Selaku kepala sekolah dirinya berharap SMAN 1 bisa menjadi symposium host dengan format internasional. “Jadi kita tidak hanya jadi peserta tapi juga menjadi penyelenggara. Insyaallah bisa, apalagi saya sering mengikuti kegiatan seperti ini,” pungkasnya. (Dia)

 4,439 kali dilihat,  8 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *