234 Pejabat Fungsional Dilantik, Kepala BKD: Kesejahteraan Bertambah

PURWOREJO, Sekretaris Daerah Purworejo Drs Said Romadhon melantik dan mengambil sumpah/janji 234 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Purworejo, Rabu (23/12). Pelantikan yang berlangsung di Ruang Arahiwang Setda, dilaksanakan dalam empat kelompok guna menjaga jarak.

Pejabat yang dilantik yakni dokter sebanyak 15 orang, dokter gigi 13 orang, apoteker 27 orang, perawat 27 orang, perawat gigi 4 orang, sanitarian 7 orang, nutrisionis 13 orang, pranata laboratorium kesehatan 5 orang, perekam medis 9 orang, fisioterapis 21 orang, dan auditor sebanyak 12 orang.

Sedangkan pejabat fungsional guru sebanyak 47 orang, perencana 8 orang, penata ruang 4 orang, penyuluh kesehatan masyarakat 2 orang, pengelola pengadaan barang/jasa pemerintah 9 orang, arsiparis 4 orang.

Penera 2 orang, pengawas alat dan mesin pertanian 1 orang, penguji kendaraan bermotor 1 orang, pengawas mutu hasil pertanian 2 orang, dan analis pasar hasil perikanan 1 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Purworejo drg Nancy Megawati Hadisusilo, MM menjelaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan fungsional merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. 

Disebutkan bahwa setiap PNS yang diangkat menjadi Pejabat Fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah/janji menurut agama dan kepercayaan kepada Tuhan YME, baik pengangkatan pertama kali, pengangkatan kembali, penyesuaian dan perpindahan dari jabatan lain.

Pengambilan sumpah pejabat fungsional

Nancy menambahkan, pelantikan ini menunjukkan bahwa pemerintah mempunyai perhatian khusus pada Jabatan Fungsional. Sehingga diharapkan akan lebih meningkat kinerja dan kesejahteraan ASN yang dilantik.

“Usai dilantik, kesejahteraan Pejabat Fungsional akan bertambah karena adanya tunjangan jabatan. Nantinya Pejabat Fungsional juga dapat kenaikan pangkat yang lebih cepat karena menggunakan angka kredit,” pungkas Nancy.

Sementara itu Sekda Purworejo Drs Said Romadhon mengungkapkan, pelantikan pejabat fungsional ini sebelumnya telah melalui proses yang panjang. Pihaknya sebelumnya telah meminta izin terlebih dahulu ke Mendagri melalui Gubernur.

Sekda mengatakan, pembinaan ASN saat ini telah berbasis merit system. Tiga hal pokok di dalam merit system adalah kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

“Merit artinya bagus, wajar, patuh, layak dan excellent. Setelah dilantik ini, yang dituntut adalah kinerja. Ini yang harus bapak ibu pegang. Saya ingatkan, Jabatan Fungsional adalah jabatan yang lebih sulit diraih,” kata Said. 

Said menambahkan, saat ini masih ada yang salah persepsi bahwa yang terpenting dalam bekerja adalah status. Padahal menurutnya, dalam bekerja yang dituntut adalah peran atau kinernya. (Nas)

 311 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *