Luar Biasa, Angka Kasus Demam Berdarah Dengue di Purworejo Turun Drastis

PURWOREJO, Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Purworejo selama enam bulan terakhir menunjukkan penurunan yang luar biasa. Jika dibandingkan dengan tahun 2020 lalu, kasus yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti itu tahun ini yaitu 1:61.

“Tahun lalu, sampai bulan Juni kasus DBD mencapai 123. Sedang tahun 2021 ini sampai Juni baru ada dua kasus,” jelas Triyo Darmaji, SKM, Kasi Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Rabu (30/6).

Triyo tidak berani berspekulasi mengenai penyebab penurunan kasus yang sangat drastis itu. Tetapi diakui, selama enam bulan terakhir curah hujan di Kabupaten Purworejo tidak begitu tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Triyo Darmaji, SKM

“Faktor cuaca memang merupakan salah satu penyebab melonjaknya kasus DBD,” tandasnya.

Namun, katanya, penurunan angka kasus DBD dimungkinkan juga karena pihak puskesmas/rumahsakit tidak melaporkan kejadiannya ke Dinas Kesehatan. Hal itu bisa terjadi karena seluruh Puskesmas dan rumahsakit sedang fokus ke covid-19.

Berdasarkan data kasus DBD tahun 2020, bulan Januari terdapat 15 kasus, Februari 28 kasus, Maret 37 kasus, April 16 kasus, Mei 18 kasus dan Juni 7 kasus. Hingga Desember 2020 jumlah total 134 kasus, dan yang meninggal dunia nihil.

Sementara pada tahun 2021 ini DBD baru ada dua kasus, yaitu satu di bulan Mei di Bener dan satu kasus di bulan Juni di Kutoarjo. “Bulan Januari sampai April nihil,” pungkasnya. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *