Pemkab Purworejo Jajaki Kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial

PURWOREJO, Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Prof Dr Muh Aris Marfai, S.Si, M.Sc akan memberikan dukungan untuk prospek pembangunan yang ada di Kabupaten Purworejo. Diantaranya pembangunan geoportal di Purworejo yang sekarang sudah eksis, ditingkatkan menjadi simpul jaringan. 

“Simpul jaringan sendiri merupakan amanat Perpres Nomor 37 tahun 2011,” ungkap Muh Aris Matfai saat beraudiensi dengan Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM di Rumah Dinas Bupati, Jumat (25/6). 

Pertemuan tersebut merupakan forum penjajakan kerjasama Pemkab Purworejo dengan Badan Informasi Geospasial (BIG). BIG merupakan lembaga yang menyediakan informasi mengenai data tentang lokasi geografis, dimensi atau ukuran, dan/atau karakteristik objek alam dan buatan manusia yang berada di bawah atau di atas permukaan bumi.

Bupati didampingi Sekretaris Daerah Said Romadhon, Kepala Bappeda Bambang Jati Asmara. Sedang dari BIG hadir Kepala BIG Prof Dr Muh Aris Marfai, S.Si, M.Sc, dan Kepala Pusat Standarisasi dan Kelembagaan Dr Sumaryono, MSc.

Lebih lanjut Muh Aris mengatakan, saat ini di setiap daerah, kementerian dan lembaga terus didorong agar mempunyai simpul jaringan untuk menyediakan data dan informasi seputar geospasial.

Pemkab dan BIG jajaki kerjasama

“Selanjutnya kami dari BIG bersedia dan siap untuk mendukung ketersediaan informasi geospasial dan data dasar untuk berbagai sektoral yang diperlukan. Terkait dengan data geospasial kebencanaan misalnya peta resiko, peta bahaya kami juga siap untuk memberikan asistensi dan juga peta dasar untuk mendukung penyusunan itu,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Purworejo Agus Bastian menjelaskan, Kabupaten Purworejo yang berada di kawasan segitiga emas menjadi tempat yang sangat strategis. Apalagi dengan adanya pembangunan dua proyek nasional yang berada di wilayah Kabupaten Purworejo, yakni Bendungan Bener dan Badan Otorita Borobudur yang pengembanganya masuk ke wilayah Kabupaten Purworejo. 

“Oleh karenanya ketersediaan peta informasi geospasial menjadi hal yang penting dan sangat diperlukan untuk perencanaan pembangunan,” tandas Bupati.

Menurut Bupati, informasi geospasial yang sudah diolah dapat digunakan sebagai alat bantu dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian. 

“Saya minta kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Purworejo untuk menyiapkan SDM agar nantinya kerjasama ini tidak hanya menjadi angin lalu dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Purworejo kedepan,” pungkasnya. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *