Besok Pilkades Serentak, Wonoroto dan Kemanukan Diperkirakan Berlangsung Sengit

PURWOREJO, Sehari menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) Serentak yang diadakan di 41 desa di 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo, panitia sudah melakukan berbagai persiapan. Diantaranya pembuatan TPS. Seperti yang dilakukan di Desa Wonoroto, Kecamatan Purworejo, dan di Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, Minggu (2/5).

Berdasarkan pentauan Purworejonews, Pilkades di Wonoroto dan Kemanukan diperkirakan bakal berlangsung sengit. Pasalnya, di dua desa tersebut terdapat calon petahana yang cukup kuat.

Di Desa Wonoroto, tercatat sebanyak 749 pemilih yang berasal dari dua RW yang akan menggunakan suaranya besok. Menurut seorang panitia, Sri Wahyuni, 749 orang itu terbagi dalam dua TPS yaitu TPS 1 di RW 1 sebanyak 388 pemilih dan TP 2 di RW 2 sebanyak 361 pemilih.

“Adapun calon kadesnya ada empat, yakni Siti Maryam, SIP, Nurdiyanto, Supadi, dan Irawan Santoso. Untuk wilayahnya, Siti Maryam dan Irawan Susanto berasal dari RW 1, Supadi berasal dari RW 2, sedangkan Nurdiyanto dari Kelurahan Kedungsari,” jelasnya.

Keempatnya menggunakan tanda gambar yakni padi, ketela, jagung, dan kelapa. Seperti diketahui, Siti Maryam adalah calon petahana yang sudah menjabat sebanyak dua kali.

TPS di Wonoroto siap laksanakan coblosan

Sama halnya di Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, juga ada empat calon kades, yakni Saryono (padi), Suhardi (ketela) yang merupakan petahana, Nurwidiyanto (jagung), dan Bani Tri Umboro (kelapa).

Menurut Sekretaris PPS, Tarno, di Kemanukan ada lima TPS yang tersebar di lima RW. Adapun jumlah pemilih berdasar DPT sebanyak 1.558 orang. Sebarannya, di RW 1 sebanyak 292 orang, RW 2 sebanyak 345 orang, RW 3 sebanyak 339 orang, RW 4 sebanyak 266 orang, dan RW 5 sebanyak 316 orang.

“Terkait lokasinya, Saryono berada di RW 2. Adapun lainnya berdomisili di RW 1,” lanjut Tarno.

Disebutkan, proses pemilihan akan berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 14.00. “Setelah itu akan dilakukan rekap suara di masing-masing TPS dan akan diadakan pleno perhitungan suara di PPS. Berikutnya akan disampaikan ke panitia kecamatan,” jelasnya.

Pembuatan tenda TPS di Wonoroto

Di Desa Wonoroto perkiraan perhitungan suara tidak akan berlangsung lama. “Paling hanya satu jam,” imbuh Yuni. Sedangkan di Desa Kemanukan diperkirakan berlangsung hingga sore hari.

Selain persiapan TPS, menurut Ketua PPS 1 Desa Kemanukan, Gatot Didit Widiantoro, persiapan lainnya yakni perlengkapan yang digunakan di masa pandemi agar sesuai prokes. Diantaranya sarung tangan plastik serta masker cadangan bagi pemilih yang tidak membawa masker ke TPS.

Dalam pilkades kali ini sistemnya berbeda dengan pilkades sebelumnya, yakni calon kades tidak berada di lokasi TPS, melainkan berada di rumah masing-masing.

“Hal itu karena jumlah TPS lebih dari satu. Selain itu pemilih yang sudah selesai mencoblos tidak boleh berada di lokasi TPS alias segera pulang. Hal itu untuk menghindari kerumunan,” pungkas Gatot. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *