Warga Binaan Rutan Purworejo yang Beragama Islam Wajib Berpuasa dan Beribadah

PURWOREJO, Rumah Tahanan Kelas IIB Purworejo dalam mengisi bulan suci Ramadhan 1442 H melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, meliputi shalat tarawih berjamaah di dalam kamar masing-masing, tadarus Alquran, dan pengajian.

“Ada juga 30 warga binaan yang melaksanakan sholat berjamaah di masjid secara bergiliran sesuai dengan kapasitas masjid. Rutan Purworejo mengambil kebijakan ini agar tidak mengurangi hak warga binaan yang beragama Islam, tentunya dengan protokol covid-19 yaitu menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan” ungkap Marjuki, Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Rumah Tahanan Kelas IIB Purworejo kepada Purworejonews, Jumat (30/4).

Dijelaskan, saat ini jumlah warga binaan pemasyarakatan Rutan Purworejo ada 194 orang sedangkan kapasitas hunian hanya 122 orang. Warga binaan yang beragama diwajibkan berpuasa dan memperbanyak ibadah.

Marjuki

Marjuki menjelaskan bahwa dalam hal melakukan pembinaan kepada warga binaan, seluruh jajaran Rutan Purworejo punya prinsip bahwa di hadapan Allah SWT semua manusia sama, hanya ketakwaan yang membedakannya. 

Jadi, lanjutnya, warga binaan yang mempunyai kemampuan dalam bidang agama, dipersilahkan untuk memberikan ilmu agama kepada warga binaan lainnya dengan pendampingan dari petugas Pembinaan Rutan Purworejo.

Sementara itu, menurut salah satu warga binaan yang biasa dipanggil Ustadz Muhroji, sehari- harinya mengajarkan membaca Alquran dan mengajari shalat kepada warga binaan lainnya.

Shalat tarawih dilakukan bergiliran

Alumni pesantren dari Jawa Timur itu mengaku hafal Alquran 2 juz dan jadi ustadz di kalangan warga binaan Rutan Kelas IIB Purworejo.
Muhroji dipercaya petugas untuk mengajarkan ilmu agama Islam di Rutan Purworejo dan sudah berlangsung sekitar dua tahun sejak 2019 yang lalu.

Menurut Muhroji, yang jadi penghuni Rutan karena kasus penipuan itu, ada perkembangan yang signifikan di kalangan warga binaan selama 2 tahun terakhir ini. Yang tadinya tidak bisa membaca Alquran, sekarang bisa. Yang tadinya tidak bisa tata cara shalat, sekarang mau menunaikan shalat. 

“Warga binaan yang selalu belajar iqro, Alquran, shalat dan belajar ilmu agama lainnya, tidak terlepas dari gigihnya dan peran serta Kepala Rutan Purworejo, Bapak Mukaffi beserta jajarannya dalam memberikan pembinaan khususnya pembinaan agama kepada warga binaan pemasyarakayan,” pungkas Muhroji. (Aziz)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *