Sebulan Beroperasi, 74 Pelanggar Lalin Terekam Tilang Elektronik

PURWOREJO, Hati-hati bila berkendara tanpa kelengkapan yang telah ditentukan, jangan dikira Anda aman tidak ditilang. Karena sekarang ada petugas yang berpatroli dengan menggunakan Kamera Portabel Penindakan Pelanggaran Kendaraan Bermotor (Kopek).

Terbukti selama sebulan beroperasi, tercatat sudah 74 pelanggaran yang dikirimi surat melalui pos ke alamat masing-masing pelanggar. Dari jumlah tersebut, 16 diantaranya sudah terkonfirmasi dan membayar denda melalui BRIVA. Adapun sisanya belum terkonfirmasi.

Data itu disampaikan oleh Kasatlantas Polres Purworejo AKP Maryono, SH pada Jumat sore (30/4) terkait beroperasinya sistem tilang elektronik di Purworejo.

Disebutkan, pelanggar terbanyak adalah penggendara sepeda motor. “Adapun jenis pelanggaran terbanyak yakni tidak menggunakan helm dan melawan arus,” jelas Maryono

Alat perekam pelanggaran yang diaktifkan yakni Kopek, dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Terbanyak, lanjut Kasatlantas, yakni terekam melalui Kopek yang berada di lima pos. Yakni Pos Patwal, Pos Monumen, Pos Perempatan Kutoarjo, Pos Tugu, dan Pos Pendowo.

Tak pakai helm tertangkap kamera Kopek

Menurut Maryono, mereka rata-rata tidak sadar kalau “diincar” atau terekam oleh Kopek yang sangat akurat dan tidak bisa direkayasa. Sebagian dari mereka memang tidak sadar kalau terekam oleh kamera yang terpasang di helm petugas.

Seperti yang terekam oleh petugas saat seorang wanita yang membonceng di jalan raya tanpa memakai helm di Jalan MT Haryono Kutoarjo pada tanggal 30 April pukul 10.18. Mereka langsung terekam dan tercapture oleh petugas.

Data langsung mencatat pelanggaran tersebut. Berikutnya pelanggar akan menerima surat tilang yang dikirimkan ke alamat yang tertera sesuai dengan data base pemilik kendaraan tersebut.

Maryono berpesan agar pengendara kendaraan mentaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Tindakan sekecil apapun bila masuk pada kategori pelanggaran lalu lintas tetap kami proses. Selain untuk menciptakan keselamatan bersama juga untuk memberikan efek jera bagi pelanggar,” pungkasnya. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *