Di Tengah Badai Pandemi, Laba dan Deviden Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Tetap Naik

PURWOREJO, Di tengah keterpurukan akibat badai pandemi Covid-19 yang terus melanda, banyak perusahaan yang mengalami kolaps, mem-PHK karyawan, dan bahkan menjual aset untuk terus bertahan. Tapi tidak demikian halnya dengan Perumda Air Minum Tirta Perwitasari (PAMTP) Purworejo.

“Dalam empat tahun, Perumda Air Minum Tirta Perwitasari berhasil melampaui target laba dan deviden yang terus naik secara signifikan,” kata Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari, Hermawan Wahyu Utomo, ST, M.Si, pada acara Buka Bersama Pewarta Purworejo, Rabu (28/4). Ikut hadir Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH dan Asisten II Sekda Drs Boedi Hardjono.

Dijelaskan, sebagai layanan air bersih Perumda yang dipimpinnya berhasil menaikkan produknya di masa pandemi berupa pasokan air bersih yang digunakan untuk mengantisipasi Covid, yakni pasokan air untuk cuci tangan, minum, serta air untuk mandi.

Hermawan merinci, perkembangan perusahaan yang dipimpinnya selama pandemi meliputi aset, pendapatan, laba, dan deviden, keempatnya mengalami kenaikan signifikan. Prestasi tersebut membuat Perumfa Air Minum Tirta Perwitasari mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Tim KAP Indonesia.

Wabup Hj Yuli Hastuti, SH

Selain itu juga pengharagaan dari Kementerian PUPR dan BPKP yang menyebutkan posisi rankin yang naik pesat dari sebelumnya ranking 106 sekarang menduduki ranking 42 nasional dari 387 perusahaan air minum se-Indonesia.

“Prestasi tersebut menjadikan semangat untuk mencapai visi dan misi terutama untuk pengembangan. Saat ini pengembangan wilayah Purworejo bagian barat yakni Kecamatan Kemiri dan Pituruh.

Selain itu juga pengembangan wilayah Purworejo bagian selatan dengan adanya bandara, yakni wilayah Kecamatan Bagelen serta Purwodadi bagian selatan dan barat,” jelas Hermawan.

Hermawan memaparkan keberhasilan Perumda Air Minum Tirta Perwitasari

Sementara itu Wakil Bupati Yuli Hastuti pun mengapresiasi
Perumda Air Minum Tirta Perwitasari yang terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

“Saya percaya semua itu atas kerjasama serta dukungan berbagai pihak termasuk media,” ucap wabup.

Menurutnya, buka bersama media yang sekaligus acara syukuran itu merupakan bentuk sinergi yang bagus.

Wabup juga mengajak awak media untuk turut memantau para pendatang yang masuk ke Purworejo agar mematuhi prokes dengan cara melakukan isman. “Kalau ada yang isman jangan dijadikan satu dengan lansia karena mereka rentan terpapar,” pesannya. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *