Prokes Pilkades Serentak: Calon Tak Duduk di TPS, Melainkan di Rumah Masing-masing

PURWOREJO, Bupati Purworejo RH Agus Bastian, SE, MM mengingatkan agar seluruh unsur yang terkait pelaksanaan Pilkades Serentak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan pelaksanaan pilkades. 

“Calon kepala desa pada saat pemungutan suara nantinya juga tidak duduk di TPS, tetapi dapat memantau dari rumah masing-masing,” jelas Bupati di depan 105 calon kepala desa dan unsur terkait yang menggelar pernyataan Deklarasi Damai Pilkada Serentak 2021, di pendopo kabupaten, Kamis (22/4).

Hal ini menurut Bupati karena selain dalam masa pandemi Covid-19 juga jumlah TPS masing-masing desa lebih dari satu.  

Mereka yang melakukan deklarasi berasal dari 41 desa di 15 kecamatan. Deklarasi dihadiri oleh Bupati Purworejo RH Agus Bastian, SE, MM, Wakil Bupati Yuli Hastuti, SH, Forkopimda, Sekda Said Romadhon, camat dan OPD terkait yang tergabung dalam Panitia Pilkades tingkat Kabupaten.

Wakil calon kades membacakan Deklarasi Damai

Bupati Agus Bastian menyambut baik dilaksanakannya deklarasi damai, yang merupakan bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan pilkades. 

“Atas nama pribadi dan Pemkab Purworejo menyampaikan selamat berlaga. Mudah-mudahan bapak dan ibu dapat terpilih menjadi kepala desa di desanya masing-masing. Saya berpesan untuk menghindari money politic, karena jika melakukan dan terpilih bisa digagalkan,” pesannya.

Bupati berharap deklarasi damai tidak hanya menjadi sebuah seremoni, namun benar-benar bisa diwujudkan dalam realitas di lapangan.

Penandatanganan berita acara Deklarasi Damai

Bupati menambahkan, suksesnya penyelenggaraan pilkades serentak itu merupakan tugas dan tanggungjawab bersama. Dengan harapan pilkades dapat terlaksana dengan baik dan tidak menyisakan berbagai permasalahan, utamanya permasalahan hukum. 

“Deklarasi damai yang telah dilakukan dan disepakati bersama untuk betul-betul dijunjung tinggi dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” tandasnya.

Semula Pilkades serentak akan ditunda pelaksanaannya. Namun berdasarkan hasil konsultasi Pemkab Purworejo, DPRD, dan perwakilan Polosoro ke Kemendagri beberapa waktu yang lalu, pilkades akan dilaksanakan pada Mei mendatang. 

“Kalau sampai ditunda yang susah tentunya peserta Pilkades. Karena akan menambah biaya dan saya bisa memahami itu. Alhamdulilah atas petunjuk Kemendagri, kita diperkenankan melanjutkan pilkades ini,” tuturnya.

Kepada camat, Bupati minta untuk senantiasa mengingatkan Pj kepala desa, perangkat desa dan BPD agar tetap menjaga netralitas dan mendukung kelancaran pelaksanaan pilkades serentak ini. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *