1.337 Buruh Pabrik Rokok Terima BLT Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau

BAYAN, Pemerintah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 1.337 buruh/pekerja pabrik rokok yang ada di Kabupaten Purworejo. Penyerahan bantuan yang berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) itu, dipusatkan di PT Bagelen Raharja Sejahtera (BRS) Bayan, Senin (25/7).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM, Sekda Drs Said Romadhon, Plt Asisten Ekobang Drs Sutrisno MSi, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Rita Purnama, SSTP, MM, Kabag Prokopim Triwahyuni Wulansari, AP, MAP, Plt Kabag Perekonomian Yunita Dewi Onggowati, SE.

Selain itu hadir juga Eksekutif Manager PT POS Indonesia Sigit Sutendi, Direktur Utama PT BRS Alfi Yunandi, MSc, Personal Manager PT HM Sampoerna Hendriawan Arif Wibowo, SH, MHum, Forkopimcam Bayan, dan unsur terkait lainnya.

Bupati dan manajemen PT BRS meninjau proses produksi rokok

Bupati berharap bantuan tersebut dimabfaatkan dengan sebaik-baiknya agar dapat meringankan beban buruh pabrik rokok. Apalagi saat ini kondisi perekonomian sedang berat karena adanya pandemi.

Dikatakan, pandemi Covid-19 sangat berdampak pada penurunan laju ekonomi dan sosial pada sektor tembakau, adapun serapan tenaga kerja oleh industri hasil tembakau dari hulu ke hilir menjadi salah satu tumpuan ekonomi daerah.

“Untuk mengurangi beban buruh pabrik rokok akibat menurunnya aktivitas pertembakauan, maka Pemkab Purworejo menyalurkan BLT DBHCHT kepada buruh industri rokok secara efektif dan tepat sasaran yang bertujuan meningkatkan motivasi buruh industri rokok dalam aktivitasnya di bidang pertembakauan,” jelasnya.

Bupati secara simbolis menyerahkan BLT kepada Direktur Utama PT BRS Alfi Yunandi, MSc

Menurut Bupati, BLT DBHCHT diberikan untuk dua bulan ini sebesar Rp 600 ribu perorang tanpa ada potongan. Sedangkan tahap berikutnya akan diberikan pada bulan Oktober-November melalui PT Pos Indonesia.

“Saya berharap kepada seluruh pekerja industri rokok PT BRS ini untuk tetap bersatu padu membantu perusahaan. Sehingga perusahaan ini tetap eksis,” harapnya.

Di sisi lain, Bupati menghimbau masyarakat yang merokok untuk tidak membeli rokok ilegal. Karena disamping semakin membahayakan kesehatan, juga merugikan negara. 

Sementara, seorang penerima BLT DBHCHT, Supadmi, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Purworejo karena telah memberikan  BLT DBHCHT. Baginya, bantuan ini sangat membantu perekonomian keluarganya. (Nas)

Tinggalkan Komentar