Wabup Apresiasi Terobosan Baru: Raker Sambil Berwisata di Atas Cofee On the Bus

PURWOREJO, Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH bertekad akan terus memberikan support kepada para pelaku wisata yang ada di Purworejo. Mulai dari pramuwisata yang diwadahi Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Purworejo, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan para pelaku wisata yang lain. 

“Saya optimis sektor pariwisata di Kabupaten Purworejo akan dapat mendongkrak peningkatan perekonomian daerah dan mampu menyedot wisatawan luar daerah,” ujar Yuli Hastuti sebelum menutup Rapat Kerja (Raker) DPC PHI Kabupaten Purworejo, Kamis (16/7).

Raker digelar di dalam bus Cofee On The Bus Sumber Alam sambil melaju mengunjungi tempat-tempat wisata Purworejo. Ikut dalam Raker, Kabid Pengembangan Kapasitas dan Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Dyah Woro Setyaningsih, S.Sos, MM, Kabid Kebudayaan Agung Pranoto, S.Sos, MM, dan Ketua DPC HPI Arum Sri Setyoningtyas.

Lebih lanjut Yuli Hastuti menilai, beroperasinya Cofee On The Bus milik PO Sumber Alam sangat mendukung transportasi wisata di Purworejo. Menyeting bus untuk ngopi sambil santai sambil menikmati perjalanan menuju wisata merupakan terobosan yang sangat bagus. 

“Saya bangga di Purworejo ada bus semacam ini, karena yang biasanya hanya melihat di YouTube, sekarang bisa langsung menikmati di daerah sendiri,” tandasnya.

Wabup berharap terobosan-terobosan baru untuk mendukung wisata di Purworejo dapat terus dikembangkan. Termasuk komunitas onthel sepeda kuno (Ontoseno) yang berkeliling mengunjungi wisata kota tua, agar dapat menjadi ketertarikan tersendiri.

Komunitas Ontoseno berwisata heritage

Sebelum Raker, dilakukan pelepasan Old City Tour By Bicycle dan launching Cofee On The Bus Sumber Alam di halaman Pendopo Kabupaten Purworejo. Pelepasan dan launching oleh Bupati yang diwakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Agung Wibowo, AP, MM, Kamis pagi. 

Dalam sambutannya Agung Wibowo mengungkapkan, Pemerintah Daerah sangat mendukung berbagai upaya untuk mempromosikan dan mengekplore potensi wisata Kabupaten Purworejo. Ia mengapresiasi HPI dan komunitas Ontoseno yang telah menginisiasi kegiatan ini. 

“Dalam situasi pandemi Covid-19 ini memang serba terbatas, kita semua tidak begitu nyaman harus selalu pakai masker, jaga jarak dan sebagainya. Tapi karena kita mau mempromosikan Purworejo, maka jangan sampai justru niat baik ini keluarnya menjadi tidak baik,” pesannya.

Dikatakan bahwa bangunan-bangunan kuno di Kabupaten Purworejo memiliki cerita, namun belum banyak yang paham cerita-cerita di balik bangunan kuno itu. 

“Ke depan diharapkan semakin banyak wisatawan yang terkesan ketika menikmati kota tua Purworejo dengan sepeda onthel kuno,” jelas Agung.

Ketua DPC HPI Arum Sri Setyoningtyas, ST mengatakan, tujuan Old City Tour By Bicycle antara lain untuk mempromosikan wisata Puworejo, terutama bidang heritage atau wisata kota tua. 

“Purworejo memiliki banyak sekali bangunan heritage yang recommended, sehingga rutenya kita pilih mulai dari Museum Tosan Aji, Stasiun Purworejo, Klenteng, SMPN 2, 412, SMA7, dan Masjid Agung Darul Muttaqin,” jelasnya. (Nas)

Tinggalkan Balasan