Setelah Tutup 3 Bulan, Puncak Khayangan Sigendol Siap Tampung Wisatawan Lagi

BRUNO, Bupati Purworejo H Agus Bastian, SE, MM meresmikan pintu gerbang obyek wisata Puncak Khayangan Sigendol, Desa Giyombong, Kecamatan Bruno, Rabu (17/6). Peresmian tersebut menandai dibukanya kembali wisata alam dan wisata buatan yang sempat tutup akibat pandemi Covid-19.

Di Puncak Khayangan yang berada di bukit dengan ketinggian sekitar 1.000 di atas permukaan laut ini para pengunjung dapat melihat pemandangan yang menakjubkan dari atas bukit. Udaranya sejuk dan diliputi kabut yang cukup tebal.

Di sana tersedia beberapa spot foto yang dirancang unik dan cukup populer seperti tebing matahari, prau jomblang anom dan siti inggil puncak khayangan. Pengunjung juga dimanjakan oleh panorama perbukitan yang menawan.

Akses jalan menuju Puncak Khayangan telah dipaving

Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo Rita Purnama, SSTP, MM, Bupati menyempatkan diri naik ke Puncak Khayangan di sela-sela kunjungannya di Kecamatan Bruno untuk mensosialisasikan masa transisi dari masa tanggap darurat ke masa New Habit. 

Selain itu, kata Rita, untuk memastikan sejumlah sarana dan prasarana pariwisata yang sudah dikembangkan di Kecamatan Bruno dapat dibuka agar roda perekonomian dari sektor wisata bisa berjalan.

“Beberapa wisata alam dan wisata buatan lainnya di Kecamatan Bruno juga siap untuk dioperasikan kembali. Tentunya dengan menyiapkan sarana dan prasarana serta menerapkan protokol kesehatan bagi petugas dan pengunjung,” terang Rita 

Tahun lalu, beberapa Pokdarwis di Kabupaten Purworejo menerima hibah pembangunan sarana dan prasarana pariwisata. Salah satunya Pokdarwis Cipta Pesona yang mengelola Puncak Khayangan Sigendol menerima bantuan Rp 100 juta. Bantuan digunakan untuk peningkatan paving jalan, pelebaran parkir, pembangunan MCK dan pagar pengaman.  

Pemkab Purworejo terus mengembangkan sektor wisata di jalur strategis. Jalur srategis meliputi kawasan pusat kota, kawasan jalur lintas selatan, dan kawasan perbatasan dengan Kulonprogo dan Magelang di wilayah Otorita Borobudur. Jalur alternatif Kutoarjo-Bruno dan sekitarnya memang menjadi kawasan penyangga destinasi wisata dijalur strategis. 

Bupati meninjau pembangunan gedung kantor Kecamatan Bruno

Sementara itu Bupati mengungkapkan, Puncak Khayangan Sigendol merupakan salah satu unggulan pariwisata di Purworejo yang layak dikunjungi baik olehwisatawan lokal maupun mancanegara.

“Ke depan yang perlu diperbaiki adalah akses jalan masuk dan sejumlah fasilitas di dalam kawasan wisata. Juga perlu ada warung yang cukup representatif dan guest house bagi pengunjung yang ingin menginap karena pemandangan disini sangat indah dan sejuk,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Bruno untuk bersama-sama menjaga agar Bruno tetap menjadi kawasan hijau yang bebas dari Covid-19. 

“Mari bersama kita jaga masyarakat Bruno tetap dalam kondisi sehat. Jaga Bruno yang hijau ini jangan sampai menjadi merah. Jika berubah menjadi merah, dapat menggangu perekonomian dan aktifitas masyarakat,” ujarnya.

Pada kunjungan iti Bupati juga meninjau pembangunan Kantor Kecamatan Bruno. Pembangunan gedung kantor senilai Rp 2.476.109.700  ini ditargetkan selesai September mendatang. (Nas)

Tinggalkan Balasan