Meski Disorot, Kepala Dinparbud Optimistis Proyek Kawasan Wisata Jatimalang Selesai Tepat Waktu

JATIMALANG, Pembangunan kawasan wisata terpadu (lansekap kawasan/plaza dan gerbang utama) di Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, yang dilaksanakan PT Tesa Mulsoko Perkasa, dicermati Wakil Ketua Komisi B DPRD Purworejo, Ngadiyanto, ST. Wakil rakyat dari PKS itu mengkhawatirkan pengerjaan proyek itu tidak akan selesai tepat waktu.
Menurut Ngadiyanto, sampai saat ini pekerjaan proyek senilai Rp 2,68 miliar itu baru mencapai 69 persen. Sedang masa pengerjaan tinggal 16 hari, yaitu 28 Desember 2018 mendatang.
Ngadianto berharap kontraktor komitmen dengan SPK-nya sanggup menyelesaikan sampai 28 Desember 2018. Kalau bisa tenaga harus ditambah, kerja 24 jam, bahannya segera didatangkan dan cepat dipasang. Kalau sampai akhir SPK tidak selesai, maka diusulkan untuk diputus kontrak.
Terpisah, Kepala Dinparbud Kabupaten Purworejo, Agung Wibowo, AP menyatakan pihaknya optimistis proyek tersebut bisa selesai. Diakuinya hingga kemarin progresnya baru sekitar 55 persen, namun akan cepat bertambah karena beberapa material merupakan pabrikan sehingga ketika sudah datang akan bisa cepat dipasang dan diselesaikan.
“Patung Dewa Ruci sudah dikirim, kalau sudah dipasang bertambah 12%. Rangka atap baja ringan juga pabrikan, nilainya 12 %, belum dipasang karena menunggu tumpuan di bawahnya matang. Batu alam sudah dikerjakan sekitar 20%. Plus sisanya finishing untuk yang kecil-kecil,” katanya menanggapi pernyataan Ngadiyanto.

Untuk mengetahui perkembangan proyek, pihaknya mengirim petugas setiap hari ke lapangan dan meminta rekanan untuk melakukan penambahan tenaga kerja dan telah dilaksanakan.
“Kalau dikatakan kritis, iya kritis dari segi waktu. Tapi dari koordinasi dengan konsultan pengawas, dari perhitungan bisa selesai tepat waktu hingga 28 Desember 2018. Hitungan kami sampai hari ini sudah 70% lebih,” katanya
Sementara perwakilan pelaksana proyek, Anom, waktu pengerjaan menjadi mundur sekitar 6 minggu karena masalah pembebasan tanah yang belum selesai dan review design. Namun pihaknya tidak akan berpolemik tentang hal itu, baginya sebagai kontraktor, harus siap menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan sisa waktu yang ada.
Disebutkan, sesuai maket yang terpasang di pantai Jatimalang, pihaknya hanya mengerjakan 56 persen dari maket tersebut. Selebihnya akan dikerjakan pada tahun anggaran berikutnya. (W5)

Tinggalkan Balasan