Kereta Kencana Ditampilkan dalam Kirab Budaya Peringatan Hari Jadi

PURWOREJO, Kereta Kencana yang selama ini dipajang di Pendopo Kabupaten Purworejo, dikirabkan mengelilingi kota Purworejo untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-188 Kabupaten Purworejo, Sabtu (2/3) sore. Kereta yang dinaiki Wakil Bupati Yuli Hastuti, SH, dan istri bupati Hj Fatimah Verena Prihastyari, SE itu, ditarik empat ekor kuda putih yang khusus didatangkan dari Yogyakarta.

Kirab budaya yang diawali oleh regu drumband Taruna Akmil dan kereta kencana tersebut dilepas Bupati Agus Bastian, SE, MM. Dengan menggunakan bahasa jawa bupati memerintahksn agar Wabup Yuli Hastuti, SH memimpin kirab budaya mengelilingi kota Purworejo. Kirab dilepas di depan Pendopo Jalan Setiabudi.

Disamping kereta kencana, ada tiga kereta lainnya yang didatangkan dari Yogyakarta yang kemudian dinaiki Forkopimda, Ketua DPRD Luhur Pambudi, ST, MM dan Sekda Drs Said Romadhon beserta istri Dra Erna Setyowati. Mereka mengenakan pakaian adat jawa Bagelenan berwarna hitam.

Di belakangnya iringan delman asli Purworejo dengan dihiasi janur yang dinaiki jepala dinas, kabag, pimpinan BUMD se Kabupaten Purworejo, dan diikuti pasukan berkuda 16 camat. Masing-masing kecamatan menampilkan pasukannya dengan mengenakan pakaian adat jawa.

Kecamatan Purworejo membawa prajurit Jayengsekar, Kaligesing menurunkan prajurit Singonegoro (Mbah Beruk), Bener dengan prajurit Pangeran Benowo, Loano membawa parjurit Gagak Pranolo, Gebang mengeluarkan prajurit Kyai Bendha, Bayan menyertakan parjurit Jayeng Kewuh, Bruno mengerahkan parjurit Karangmalang, Kemiri membawa prajurit Eyang Zarkasi, dan Butuh menampilkan prajurit Wironatan.

Sedangkan Kecamatan Pituruh mengangkat parjurit Mentosaran, Grabag mengerahkan prajurit Tunggulwulung, Kecamatan Kutoarjo memberangkatkan prajurit Sawunggalih, Ngombol membawa prajurit Pangeran Awu-awu Langit, Banyuurip menyertakan parjurit Jayakusumo, Purwodadi mengikutkan prajurit Watukuro, dan Kecamatan Bagelen menyuguhkan prajurit Nisraba.

Iringan kirab tersebut juga diramaikan dengan tari dolalak, dan penampilan grup kesenian jaran kepang dari gabungan seniman siniwati Kabupaten Purworejo. Sedangkan pada akhir kirab, Taruna Akmil Magelang tampil memukau dengan marching band Canka Lokananta yang beraksi di Alun-alun utara.

Bupati usai kirab mengatakan, acara kirab ini utamanya untuk dinikmati masyarakat. Tentunya ke depan masih perlu penyempurnaan, apalagi kirab seperti ini baru pertama dilaksanakan. Harapannya akan bisa menjadi agenda wisata tahunan, sehingga tidak saja masyarakat Purworejo menyaksikan namun lebih dari itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan berupaya menarik minat wisatawan luar daerah mengunjungi Purworejo. (*)

Tinggalkan Balasan