Jumenengan RAA Cokronegoro I Berlangsung Sakral dan Glamor

PURWOREJO, Gelaran Pengetan Jumenengan RAA Cokronegoro I di Pendopo Kabupaten Purworejo, Selasa (27/2) malam dipenuhi suasana sakral. Permainan tata lampu, lantunan gamelan serta tampilan tari bedayan jumenengan menciptakan suasana magis sekaligus glamor.

Pengetan Jumenengan RAA Cokronegoro I diawali munculnya Bupati Purworejo H Agus Bastian, SE, MM menuju deretan kursi utama. Agus Bastian yang mengenakan busana kebesaran Jawa, duduk berdampingan dengan istri, Fatimah Verena Agus Bastian, Ketua DPRD Luhur Pambudi, ST, MM dan para pejabat Forkompinda.

Di belakang Bupati berdiri sebuah kereta kencana berwarna kuning keemasan. Keberadaan kereta kencana makin menyempunakan gambaran suasana pelantikan bupati abad 18.

Setelah pembacaan doa, dibacakan riwayat hidup RAA Cokronegoro I dalam bahasa Jawa.

Tari bedayan jumenengan karya Melania Sinaring Putri dibawakan oleh sembilan penari perempuan. Tarian Jawa klasik itu biasa ditampilkan di acara-acara penting di keraton.

Usai tampilan bedayan jumenengan, dilanjutkan suguhan tari keprajuritan yang dibawakan oleh enam penari laki-laki. Tarian itu menggambarkan kesiapan para prajurit menghadapi peperangan. Mereka membawa senjata tombak.

Panggung jumenengan berakhir setelah sajian tari keprajuritan selesai. Panggung pun berpindah ke halaman pendopo. Bupati dan diikuti oleh para pejabat yang berpakaian beskap turun dari pendopo menuju halaman.

Di panggung kedua disajikan sendratari yang menggambarkan potensi yang dimiliki Purworejo. Sendratari berdurasi 30 menit tanpa jeda itu menampilkan tarian tradisional dolalak, tari kontemporer dan kemunculan sosok WR Supratman yang dibawakan oleh Rendra, pemeran tokoh WR Supratman dalam film Wage.

Sekretaris Daerah Purworejo Said Romadhon usai pertunjukan mengungkapkan, acara Pengetan Jumenengan RAA Cokronegoro I sengaja dibuat tidak semata-mata untuk peringatan jumenengan.

“Ke depan acara ini dikemas sebagai salah satu even wisata, sekaligus untuk mempromosikan produk-produk lokal,”jelas Said Romadhon. (Nas/W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *