Alun-alun Purworejo Ditutup Sementara, Sejumlah Area Kunjungan Dipasang “Police Line”

PURWOREJO, Terhitung sejak Minggu pagi (22/3) area Alun-alun Purworejo yang meliputi play ground, kursi taman, spot selfi, serta paseban ditutup sementara oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo. Di seluruh area tersebut dipasang tali sejenis police line warna kuning.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Agung Wibowo, AP, Alun-alun Purworejo merupakan obyek wisata publik terakhir yang ditutup untuk kegiatan umum. Obyek wisata lain, menurutnya, sudah ditutup sejak 16 Maret lalu atau seminggu sebelumnya. 
Sementara itu kegiatan Car Free Day (CFD) juga mulai ditiadakan pada Minggu (22/3) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Hal itu, kata Agung, dilakukan dalam rangka pembersihan serta upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona secara masif. 

“Alun-alun yang berpotensi sebagai tempat berkumpul orang dalam jumlah banyak seperti play ground dan paseban kami tutup sementara,” ujar Agung. 

Saat ditanya sampai kapan penutupan area publik paling favorit bagi masyarakat Purworejo itu, Agung menjawab, pihaknya akan menunggu evaluasi dari Gugus Tugas Kabupaten.

Area Gong Perdamaian juga dipasang “pilice line”

Penutupan itu tentu saja berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung ke alun-alun, bahkan dapat dikatakan nyaris tidak ada aktivitas, seperti pada Senin sore (23/3). Tempat yang biasanya ramai dikunjungi orang, kini hampir tidak ada pengunjung sama sekali.

Selain dengan menutup area publik, kegiatan yang makin gencar dilakukan adalah pembersihan dan penyemprotan disinfektan di berbagai lingkungan, baik tempat ibadah, perkantoran, maupun sekolah.  

Berbagai upaya antisipasi yang dilakukan diharapkan dapat meminimalisir adanya korban akibat virus paling menakutkan saat ini. 

Agung berharap tidak ada warga Purworejo yang positif corona. Untuk itu ia menghimbau  masyarakat untuk tidak panik, dan tetap menjaga kesehatan. 

“Hindari kumpulan orang, ikuti anjuran dari pemerintah untuk tetap tinggal di rumah serta lakukan pola hidup bersih dan sehat,” pungkas Agung. (**)

Tinggalkan Balasan