Tekad Direktur PDAU Didik Prasetya Adi: Akan Bangun Hotel Bintang 4 di Purworejo

TIGA tahun lagi di Purworejo akan dibangun hotel bintang 4 dan bakal menjadi hotel bintang 4 pertama di Kota Berirama ini. Kriteria hotel bintang 4 antara lain memiliki 100 kamar tidur bertipe standar dan minimal 3 kamar suite. Selain itu juga ada sarana olah raga dan tempat rekreasi, serta memiliki restoran untuk makan 24 jam.

Tekad tersebut berusaha diwujudkan oleh Didik Prasetya Adi, SH, Direktur Perusahan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang baru seminggu lalu dilantik, dalam wawancara dengan Purworejonews, Senin (18/11).

Didik, begitu nama sapaannya mengungkapkan, dirinya langsung tancap gas untuk mewujudkan target tersebut. Langkah awal adalah dengan meningkatkan standar pelayanan bintang 4 sebelum nantinya secara fisik hotel benar-benar telah berdiri.

Selain target perombakan hotel plat merah yang dikelolanya, pria 42 tahun kelahiran Purworejo itu juga memiliki target lain. Tahun 2020 melalui Perumda yang dipimpinnya, Didik yang sebelumnya berprofesi sebagai advokat itu akan menjalin kerjasama dengan bengkel berskala nasional. Hal tersebut dilakukan untuk menangani lebih dari 100 mobil dinas yang dimiliki Pemkab Purworejo dalam hal maintenance.

Menurutnya, penyertaan modal yang berasal dari kerjasama dengan pihak lain juga perlu dimaksimalkan, selain modal dari daerah dan dari internal.

Tak hanya itu, seolah berpacu dengan waktu, ayah tiga putri itu juga mempunyai target yang sedang dieksekusi yakni mewujudkan pengadaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berlabel Ganesha yang saat ini sedang dalam tahap ber-SNI.

“Dalam jangka waktu dekat AMDK Ganesha akan diperjuangkan menjadi air mineral wajib di setiap ruang di lingkungan pemerintahan sampai tingkat kelurahan,” ungkap alumni FH Untag Semarang itu.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Didik mengharapkan komitmen pihak Pemda Purworejo termasuk dalam penyediaan snack dan katering dalam setiap kegiatan, yakni hanya menggunakan Ganesha Catering.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menghidupi PDAU ini?” tegas Didik yang sebelumnya dipercaya mengelola Rusunawa Kutoarjo.

Menangkap peluang pelaksanaan pilkada tahun depan, Didik juga akan memaksimalkan usaha percetakan yang selama ini kurang maksimal mengingat kebutuhan percetakan sangat tinggi.

Bagi Didik, bussines plan yang disodorkannya pada saat mengikuti proses seleksi wawancara bukan hal yang tidak mungkin dicapai. Ia memiliki target, dalam tiga tahun ke depan PDAU Purworejo akan memperoleh profit secara maksimal.

Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari dukungan dan komitmen Pemda untuk turut mendorong majunya PDAU. Caranya yakni dengan selalu dan selalu menggunakan produk usaha yang dimiliki perumda dari berbagai lini. (Yudia Setiandini)

One comment

Tinggalkan Balasan