Serka Pujiyana: Mengajar Ngaji Wujud Operasi Militer Selain Perang

NGOMBOL, Apa yang dilakukan Serka Pujiyana, anggota Koramil 15 Ngombol yang bertugas menjadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Desa Jeruken, Kecamatan Ngombol, patut menjadi teladan rekan dan masyarakat. Betapa tidak, dalam menjalankan tugas pokok sebagai anggota Babinsa, Serka Pujiyana juga mengajar ngaji anak-anak di wilayah desa binaannya maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Serka Pujiyana mengajar ngaji di Masjid Atta ‘awun sekaligu sebagai kepala TPA dan TPQ.
Selama bulan Ramadhan, setiap sore Serka Pujiyana dengan sabar dan telaten mengajar baca tulis Al Quran dan pengetahuan agama Islam kepada puluhan anak-anak. Meski seorang tentara, Pujiyana tetap luwes menghadapi anak-anak dengan berbagai karakternya.
Serka Pujiyana melakoni aktivitas ini semenjak dirinya belum menjadi anggota TNI AD. Pujiyana memang dibesarkan di lingkungan keluarga dan lingkungan yang agamis, sehingga ia tak asing dengan dunia mengaji.
Sebagai seorang prajurit, itu merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa untuk bisa baca Al Qur’an dan menciptakan generasi penerus yang unggul dan relegius.
Bagi Pujiyana, kegiatan tersebut selain sebagai ibadah, juga merupakan tugas operasi militer selain perang yang dilakukan oleh aparat teritorial guna mendukung tugas pokok komando kewilayahan.
“Saya yakin ini merupakan tabungan amal saya yang kelak di akhirat akan dilipatgandakan oleh Alloh SWT,”katanta, Minggu (3/6).
Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Muchlis Gasim SH, M.Si mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh anak buahnya itu. Menurut Dandim, setiap aparat kewilayahan dibekali kemampuan sesuai bakatnya masing masing dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah.
“Hal ini sebagai modal dalam pembinaan ketahanan wilayah dalam rangka mendukung pertahanan negara matra darat di wilayah Kodim 0708/Purworejo.”tegas Dandim. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *