Puluhan Tahun Menderita Kanker Payudara, Nenek Suryani Butuh Uluran Tangan Dermawan

PURWOREJO, Sungguh mengenaskan nasib Suryani (72), warga Sindurjan yang kini menetap di rumah kontrakan di Kelurahan Paduroso, Kecamatan Purworejo. Perempuan lanjut usia itu sudah puluhan tahun menderita kanker payudara. Yang menyedihkan, karena tinggalnya berpindah-pindah, Suryani tidak terdaftar sebagai penerima bantuan. 

Suryani bersama suami dan dua cucunya tidak memiliki rumah sehingga harus berpindah-pindah kontrakan. Suryani merupakan warga asli Kelurahan Sindurjan yang sekarang mengontrak di Kelurahan Paduroso.

Mengetahui kondisi yang memprihatinkan itulah Dharma Wanita Persatuan Purworejo di bawah kepemimpinan Dra Erna Setyowati Said Romadhon, mengunjungi Suryani di rumahnya, Kamis (25/6). Pengurus DWP, Yuli Astuti Sutrisno menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang.

Yuli Astuti didampingi sejumlah pengurus DWP, Camat Purworejo Sudaryono, S.Sos, Sekcam Widiyati, SIP MM, Kepala Kelurahan Padoroso, Ngalino dan Kepala Kelurahan Sindurjan, Suryatmoko.

Pengurus DWP Purworejo kunjungi nenek Suryani

Yuli Sutrisno mengatakan, DWP memiliki program bakti sosial salah satunya melakukan anjangsana kepada warga yang tidak mampu. Selain itu juga untuk menumbuhkan rasa gotong-royong dan membantu sesama sehingga warga yang kurang beruntung dapat terbantu. 

“Bantuan ini meski tidak banyak tapi diharapkan dapat meringankan beban Ibu Suryani sekeluarga. Syukur-syukur dengan kedatangan DWP, akan dapat memberikan semangat untuk kesembuhan sakit yang diderita,” tuturnya.

Yuli Sutrisno menjelaskan, karena tinggalnya tidak menetap maka tidak terdaftar menerima bantuan. Rencananya Kepala Kelurahan Sidurjan akan mendata Suryani sebagai warganya berdasar KTP, untuk diusulkan dalam program bantuan. 

“Memang keadaannya benar-benar memperihatinkan. Suaminya juga menderita polio pada satu kakinya dan untuk menyambung hidup menafkahi istri dan dua cucunya yang sekolah kelas 3 dan 5 SD, dia bekerja sebagai reparasi pelek sepeda. Semoga ada yang peduli untuk meringankan bebannya,” ujar Yuli Sutrisno. (Nas)

Tinggalkan Balasan