Duta Jateng di Tingkat Nasional, Rita Umami dan Krida Tya Yudha Arsiparis Handal Purworejo

PURWOREJO, Rita Umami, SST.Ars dan Krida Tya Yudha, Amd, masing-masing Arsiparis pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) dan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Purworejo (BPPKAD), akan berjuang jadi Arsiparis Teladan Nasional. Keduanya akan berada di Jakarta pada 15-18 Agustus mendatang.
Kedua Arsiparis handal yang dimiliki Purworejo itu menjadi duta Jawa Tengah dalam kontestasi Arsiparis Teladan Nasional Tahun 2019 yang digelar di Gedung Arsip Nasional RI Jakarta. Keduanya Kamis (1/8) kemarin datang ke Ruang Kerja Bupati Purworejo Agus Bastian untuk berpamitan.

Rita Umami mewakili Jateng setelah jadi Juara 1 Arsiparis Teladan Kategori Keahlian, sedangkan Krida Tya Yudha juara 1 Arsiparis Teladan Kategori Keterampilan. Mereka adalah penerus tradisi juara yang sejak bertahun-tahun diraih para Arsiparis Purworejo.
Saat menghadap bupati, keduanya didampingi atasannya masing-masing, yaitu Drs Sigit Budi Mulyanto, MM (kepala Dinarpus), Suranto, S.Sos, MPA (Kepala Dinas PUPR), dan Sekretaris BPPKAD A Amin Fadillah.
Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM berharap kepada kedua Arsiparis itu agar menularkan keterampilan mengelola arsip kepada seluruh OPD. Hal itu supaya OPD dapat lebih tertib dalam mengarsipkan file atau dokumennya.
Meskipun teknologi sudah semakin canggih, kata Bupati, menurutnya peran dan tenaga Arsiparis tetap diperlukan. Sebuah organisasi dikatakan baik jika dapat mengelola arsip dengan baik pula.

“Arsiparis itu walaupun teknologi makin canggih, tetap diperlukan dan sangat penting di dalam menjaga arsip atau rekam jejak. Organisasi yang tidak bisa menjaga arsip dengan baik akan kesulitan jika suatu saat membutuhkan data,” kata Bupati.

Bupati juga mengingatkan kepada kedua duta yang akan berlomba, agar dapat fokus kepada apa yang akan dilombakan ketika berlomba nanti.

Kepala Dinarpus Purworejo Sigit Budi Mulyanto menjelaskan, keduanya sudah mendapatkan pembekalan secara khusus, baik dilakukan oleh Dinarpus Kabupaten maupun Provinsi. Mulai 1 Agustus hingga 14 Agustus diharapkan kedua duta dapat melakukan pemusatan latihan, meskipun dilakukan secara mandiri.

“Diharapkan pada saatnya arsiparis teladan tingkat provinsi yang kebetulan dari Purworejo ini siap untuk berkompetisi disana. Mudah-mudahan ini menjadi Arsiparis teladan tingkat nasional tahun 2019,” terang Sigit.
Terpisah, Rita Umami mengungkapkan bahwa dirinya telah menyiapkan beberapa hal mulai dari persiapan teori hingga menyiapkan video profile.

“Sebenarnya di institusi kami sudah dilakukan pembenahan sejak dahulu. Namun lomba kali ini lebih pada persiapan personal. Harapannya diberikan yang terbaik oleh Allah SWT,” terang Rita.

Berbagai prestasi sebagai arsiparis teladan telah diraih Rita. Pada tahun 2010 meraih juara 3 tingkat provinsi. Tahun 2013 juara 2 tingkat provinsi dan tahun 2014 juara 1 terampil tingkat provinsi. Pada tahun 2014 juga maju tingkat nasional dan meraih juara 2 nasional.

Sempat vakum mengikuti lomba, Rita kembali meraih juara 1 kategori trampil tingkat provinsi pada tahun 2018 dan tahun 2019 juara 1 kategori ahli tingkat provinsi.
Sementara itu, Krida Tya Yudha mengatakan dirinya telah memperlajari berbagai materi untuk menghadapi ujian tertulis dan wawancara. Mulai dari UU tentang kearsipan dari Peraturan Pemerintah No 28 hingga Peraturan Kepala ANRI.

“Sedangkan untuk presentasi kami sudah membuat sebuah inovasi pengelolaan arsip. Hasil inovasi tersebut kami kirimkan ke ANRI untuk porto folionya,” jelas Yudha.

Yudha mulai mengikuti lomba di tingkat provinsi pada tahun 2016 dan meraih juara harapan 3. Pada tahun 2017 meraih juara 1 Arsiparis kategori keterampilan tingkat provinsi. Hingga pada tahun 2019 ini meraih juara 1 Arsiparis kategori keterampilan tingkat provinsi. (K)

Tinggalkan Balasan