Tanah Bergerak di Redin: 80 Rumah Retak, Jalan Purworejo-Wonosobo Ambles

GEBANG, Sedikitnya 80 rumah di Desa Redin, Kecamatan Gebang, rusak parah akibat tanah bergerak. Dinding dan lantainya retak-retak. Bahkan 6 rumah dinyatakan tak layak huni dan pemiliknya harus direlokasi.

Selain rumah, ruas jalan menuju ke Wonosobo juga mengalami ketetakan dan ambles sepanjang 50 meter.

Suyadi, Kepala Dusun Krajan, Desa Redin, menyebutkan, 6 rumah yang tidak layak huni itu milik Ngabidin, Parisem, Jumakung, Zainudin, Bariyah, dan Kamino. 

“Kerusakan mencapai 75 persen sehingga sangat membahayakan penghuninya,”kata Suyadi. 

Menurut Suyadi, dirinya juga sudah menghimbau warga jika hujan turun segera meninggalkan rumah dan tinggal di lokasi yang sudah disediakan pemerintah desa. 

“BPBD Purworejo sudah memberikan bantuan berupa logistik kepada warga yang direlokasi,” kata Suyadi.

Lanjut Suyadi, pihaknya berharap pemerintah segera memberikan bantuan bagi warga yang rumahnya rusak parah. Karena rumah mereka sudah tidak layak untuk ditempati. 

Terpisah, Ngabidin (46), warga yang rumahnya rusak parah menuturkan, sejak minggu (4/2) sampai dengan Rabu (7/2/) hujan terus mengguyur mengakibatkan tembok dan lantainya retak. Selain itu tanah fondasi rumah juga ambles sedalam 20-30 sentimeter, sehingga rumah jadi miring. 

“Meski rumah sudah miring ke belakang, saya sekeluarga tetap bertahan. Kalau mau pindah, pindah kemana. Tempat ini satu-satunya milik kami. Kalau hujan tiba memang kami tidak tenang, tapi mau apa lagi, hanya bisa pasrah,”ucap Ngabidin. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *