Tak Kantongi Izin, Pembangunan Tower di Kaliharjo Dihentikan Satpol PP

KALIGESING, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Purworejo akhirnya menghentikan kegiatan pembangunan menara tower di Desa Kaliharjo, Kecamatan Kaligesing, Selasa (14/5), karena penanggung jawab kegiatan tidak mengantongi izin. Pembangunan tower oleh PT Portilindo itu sudah berlangsung satu bulan dan telah mencapai 80%.

Penghentian kegiatan ditandai dengan pemasangan Sapol PP Line di sekeliling pagar pengaman tower. Petugas juga memerintahkan agar semua kegiatan pembangunan tower dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo, menjelaskan, pemasangan Sapol PP Line juga disaksikan oleh aparat Desa Kaliharjo dan pejabat tingkat kecamatan.

“Penyegelan ditempuh setelah kami menempuh pendekatan dengan PT Portilindo untuk menanyakan apakah sudah mengajukan ijin. Lalu Senin kemarin PT Portilindo juga kami undang ke kantor, tapi tidak datang,”jelas Budi Wibowo di ruang kerjanya, Selasa (14/5).

Menurut Budi Wibowo, sebelum menyegel, pihaknya lebih dulu mengecek pengajuan perijinan di kantor Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu. Ternyata diperoleh keterangan belum ada pengajuan perijinan yang meliputi IMB, Ijin Prinsip, UKL/UPL.

Dijelaskan, sebelumnya Jumat (10/5) pihaknya menerjunkan tim ke lokasi pembangunan untuk mengawasi pembangunan tower tersebut, yakni di Dusun Krajan RT 3 RW 2 Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing. Tim terdiri atas Mujono SH, Didik Purwanto, dan Dani Lulus Yudowijoyo.

“Berdasarkan keterangan warga setempat, tidak ada sosialisasi pembangunan tower kepada warga. Warga hanya diberi blangko kosong untuk mengisi sebagai bahan dasar ajuan untuk menerima konpensasi,”kata Budi Wibowo.

Menjawab pertanyaan apa langkah selanjutnya setelah penyegelan, Budi Wibowo dengan tegas menyatakan bukan tidak mungkin pihaknya akan memerintahkan pembongkaran tower berikut bangunannya. (Nas)

Tinggalkan Balasan