Sore Tadi PPDB SMA Ditutup, SMAN 1 dan SMAN 7 Capai Kuota di Jalur Zonasi dan Prestasi

PUROWREJO, Sampai batas penutupan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) hari Kamis (25/6) pukul 16.00, SMAN 1 Purworejo telah berhasil memenuhi kuota sebanyak 396 calon siswa. Mereka mendaftar melalui jalur zonasi, prestasi, afirmasi, maupun perpindahan orang tua atau mutasi.

Ketua PPDB SMAN 1 Purworejo, Eko Hendarto, S.Pd, M.Hum kepada Purworejonews menjelaskan, sebaran ke-396 peserta didik itu, seharusnya 50% atau sebanyak 199 orang berasal dari jalur zonasi. Sisanya, 30% atau 119 orang dari jalur prestasi, 15% atau 59 orang merupakan kuota jalur afirmasi, serta 5% atau 19 orang berasal dari kuota mutasi.

Namun demikian Eko merinci, hanya jalur zonasi serta prestasi yang memenuhi kuota. Sisanya, yakni dari jalur afirmasi hanya diisi oleh 52 orang atau kurang 7 orang dari kuota. 

Demikian pula dengan jalur mutasi hanya diisi oleh 7 orang atau kurang 12 orang dari kuota. Kekurangan atau pelimpahan dari kedua jalur tersebut yakni total 19 orang secara otomatis masuk ke dalam kuota jalur zonasi, sehingga menjadi 218 orang.

Kesibukan panitia PPDB SMAN 1 di detik-detik akhir pendaftaran

Eko mengungkapkan, mereka nantinya akan dibagi dalam 11 rombongan belajar (rombel) terdiri atas 8 rombel peminatan IPA (288 siswa), 2 rombel peminatan IPS (72 siswa), serta 1 rombel peminatan IBB (36 siswa).

Selain itu, berdasarkan data dari panitia PPDB SMAN 1 disebutkan, untuk jalur zonasi, jarak terjauh siswa yakni 4,7 Km tepatnya berasal dari Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip. 

“Dari jalur afirmasi, ada 19 siswa yang mendaftar karena orang tuanya bekerja sebagai tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. Selain itu 33 orang dari jalur afirmasi berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka ada yang berasal dari Kulonprogo dan Kebumen,” imbuh Eko.

Adapun nilai tertinggi dari jalur prestasi adalah 42,54 yang berasal dari SMPN 2 Purworejo yakni Nurshifa Hapsari. Selain nilai akademiknya bagus yakni 37 atau rata-rata nilainya 9, yang bersangkutan juga berada dalam zona serta memiliki prestasi yakni Juara 1 Popda tingkat provinsi cabor panahan. Sedangkan nilai terendah di jalur prestasi yakni 36,70.

Pendaftaran calon siswa

Sementara di SMAN 7 Purworejo, Ketua PPDB Agus Setiyono, M.Pd mengatakan, tahun ini SMAN 7 menerima 360 siswa terdiri atas 198 siswa di jalur zonasi, 108 siswa di jalur prestasi serta jalur afirmasi dan mutasi masing-masing 54 dan 18 siswa. Dari jalur afirmasi SMAN 7 terdapat 7 siswa dari Panti Asuhan.

Sama halnya dengan SMAN 1, di SMAN 7 pun yang terpenuhi sesuai kuota hanyalah yang melalui jalur zonasi dan prestasi. Di SMAN 7, kata Agus, jalur afirmasi hanya terisi 50 siswa, sedangkan jalur mutasi hanya terisi 4 siswa. Itu berarti jalur zonasi mendapat tambahan 18 siswa yakni 4 dari jalur afirmasi serta 14 dari jalur mutasi.

Adapun jarak terjauh dari jalur zonasi yakni 3,2 Km. Sementara dari jalur prestasi, nilai tertinggi yang tercatat yakni 40,05  sedangkan nilai terendah 36,10.

Baik di SMAN 1 maupun SMAN 7 tidak ada pendaftar difabel yang masuk melalui jalur afirmasi. Kedua sekolah itu bersama SMA negeri lainnya akan mengumumkan hasil PPDB pada tanggal 30 Juni secara online. Pengumuman tersebut nantinya akan mengakomodir hasil verifikasi selama PPDB berlangsung. (Dia)

Tinggalkan Balasan