Prestasi di Masa Pandemi: Kasek SMA Negeri 1 Raih 2 Penghargaan Nasional

PURWOREJO, Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung 10 bulan telah memberikan inspirasi dan prestasi bagi banyak pihak, termasuk Kepala SMAN 1 Purworejo Nur Azis, S.Pd, M.Pd. B.I. Itu karena dirinya berhasil mendapatkan dua penghargaan sekaligus atas karyanya yang kreatif dan inovatif selama pandemi.

Ditemui di ruang Kepala Sekolah yang terletak di Jalan Tentara Pelajar Nomor 55 Purworejo, Jumat (8/1), Nur Azis bertutur, penghargaan pertama diperolehnya sebagai Finalis Kepala Sekolah Dedikatif, Inovatif, dan Inspiratif Tahun 2020.

Penghargaan bergengsi itu diperoleh dari Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Melalui karyanya tentang Optimalisasi Pembelajaran dalam Bingkai Share and Care berupa pengiriman best practice, Azis berkompetisi bersama ratusan kepala sekolah dari seluruh Indonesia untuk menghasilkan karya yang kreatif dan inovatif. Hasilnya, Azis berhasil masuk dalam 10 peserta terbaik tingkat nasional.

Nur Aziz memperlihatkan genose buatan mahasiswa UGM

“Melalui program Share and Care, saya melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa selama pandemi melalui kegiatan peduli dari berbagai literasi,” ucap Nur Azis.

Idenya, kata Aziz, adalah tetap berbagi dan peduli di masa sulit sekalipun. Hal itu, lanjutnya, diterapkan melalui berbagai kegiatan, termasuk bantuan sosial yang dilakukan baik oleh guru maupun siswa. Terbaru, menurut Aziz, pihaknya membeli satu paket Genose yang merupakan karya mahasiswa UGM untuk mendeteksi Covid-19.

Salah satu bentuk program Share and Care yang digagas Nur Aziz adalah dengan menciptakan sebuah lagu berjudul Satu Hati Saat Pandemi. Rupanya selain sebagai kepala sekolah, Nur Axiz juga memiliki bakat mencipta lagu.

Bakat itulah yang mengantarkannya menciptakan sebuah lagu dan berhasil menjadi salah satu dari 10 Karya Terbaik Lomba Cipta Mars Sekolah Adiwiyata yang diadakan Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akhir 2020. Melalui lagu berjudul Adiwiyata Hebat, Nur Azis berhasil masuk 10 besar dari 211 peserta se-Indonesia.

Nur Aziz

Ia merinci, kriteria penilaian yakni isi pesan, orisinalitas karya, lirik lagu tidak mengandung SARA, musik, serta estetika. Mars yang diciptakan Nur Azis kurang dari seminggu itupun dinyanyikan oleh siswa siswa SMAN 1 Purworejo yang tergabung dalam Ganesha Voice (GV).

Melalui lagu itu dirinya bermaksud memberikan semangat untuk peduli lingkungan. Ia juga ingin mendorong agar guru memaksimalkan literasi digital. Selain mendapatkan sertifikat, penghargaan lain yang diterima yakni uang dan merchandise yang dikirim panitia.

Nur Azis berharap agar yang dilakukannya dapat menginspirasi guru dan siswa untuk dapat tetap berprestasi walau di masa sulit sekalipun.

“Teruslah untuk mencari peluang agar bisa memaksimalkan talenta. Jangan surut dalam kondisi apa pun untuk maju,” pungkasnya. (Dia)

Lagu Satu Hati Saat Pandemi dinyanyikan siswi SMAN 1

Berikut Stanza pertama lagu Satu Hati Saat Pandemi ciptaan Nur Aziz

Satu Hati Saat Pandemi Ayo kawan lindungi diri Pakai masker di sana sini Cuci tangan sangat berarti Jaga jarak tiada henti
Ayo kawan saling peduli Kesehatan tidak terbeli Sampai nanti akhir pandemi Semuanya akan berseri
Reff:
Mari mari mari  Disiplinkan diri Dan terus berbagi
Buang jauh jauh Keakuan diri Mari satukan hati

Tinggalkan Balasan