Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Kawasan Alun-alun Purworejo Ditutup Lagi

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM, Jumat (24/7) sore mendadak menggelar rapat terbatas menyusul terus bertambahnya kasus positif covid-19 di Kabupaten Purworejo. Rapat antara lain memutuskan penutupan kembali untuk sementara area taman bermain anak (play ground) dan area sarana olah raga di kawasan Alun-alun Purworejo. Keputusan tersebut langsung dieksekusi Jumat (24/7) malam tadi.

Seperti diketahui, hingga Jumat ini jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 mencapai 119 orang, menyusul adanya penambahan 34 kasus dalam sepekan terakhir.

Rapat yang dilangsungkan di Ruang Bagelen Komplek Kantor Bupati Jalan Proklamasi No 2 Purworejo, dihadiri oleh Sekda Said Romadhon, Kepala Dinas Kesehatan dr Sudarmi, MM, Asisten III Sekda Drs Pram Prasetyo Ahmad, MM, Kepala Satpol PP dan Damkar Budi Wibowo, S.Sos, M.Si, Kepala Pelaksana BPBD Drs Sutrisno, M.Si, Kepala DinsosdukKBPPA dr Kuswantoro, M.Kes, Kabag Humas Setda Rita Purnama, SSTP, MM.

Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo Rita Purnama dalam pers rilisnya mengungkapkan, dalam rapat tersebut Bupati minta kepada Dinas Kesehatan untuk terus melakukan tracing dan tes swab kepada orang yang diduga kuat kontak dengan terkonfirmasi positif Covid-19. 

Agus Bastian, SE, MM

“Sehari 15 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu belum pernah terjadi. Kita harus cari solusi terbaik agar ini tidak terus bertambah,” tegas Bupati seperti dikutip Rita.

Rita menjelaskan, rapat  juga memutuskan, area taman bermain anak (play ground) dan area sarana olah raga di area Alun-alun Purworejo akan kembali ditutup sementara untuk menghindari kerumunan.

“Kita ingin mengambil keputusan yang paling moderat. Perekonomian tetap berjalan, tetapi kita bisa mengatasi transmisi penularan Covid-19,” tegas Bupati.

Bupati juga meminta agar operasi masker terus dilakukan agar masyarakat paham dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Menurutnya, tidak mungkin untuk melarang orang untuk keluar rumah karena akan berdampak pada roda perekenomian masyarakat.

Bupati pimpin rapat terbatas bahas perkembangan terkini covid-19

“Tidak mungkin melarang orang keluar rumah. Paling tidak akan kita lakukan penertiban. Tidak harus didenda, bisa hukuman push up atau yang lain. Karena saya lihat masih banyak yang tidak pakai masker,” tandas Bupati.

Bupati minta masyarakat dan instansi agar lebih selektif dalam melaksanakan kegiatan yang sifatnya melibatkan banyak orang atau mengundang kerumunan. Apabila kegiatan tetap dilaksanakan, wajib melaksanakan protokol kesehatan.

Mengenai kegiatan pemerintahan, Bupati memerintahkan agar tetap berjalan sebagaimana biasa dengan mengintensifkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Disamping itu pengelolaan tempat-tempat umum agar tetap menerapkan pola hidup sehat.

“Tetap jalankan protokol kesehatan, wajib pakai masker jika harus beraktifitas di luar rumah. Jangan sampai kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Purworejo terus bertambah,” tandasnya.

Di bagian lain Bupati juga minta agar surat edaran Nomor 443.1/4.375 tanggal 12 Juni 2020 tentang protokol dalam aktifitas kebiasaan baru (new habit), dalam rangka pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Purworejo, disesuaikan dengan kondisi yang ada saat ini.

Data terakhir, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 119 kasus, dengan rincian sembuh 75 orang, isolasi mandiri 41 orang dan 3 dirawat di RSUD Dr Tjitrowardojo. (Nas)

Tinggalkan Balasan