Dituding Gelapkan Uang Arisan, Ketua Paguyuban Arisan GMM Membantah

PURWOREJO, Ketua Pengelola Paguyuban Arisan Gani Mega Moris (PA GMM) Purworejo Nawang Srimulat membantah tuduhan para anggota bahwa dirinya menggelapkan uang anggota arisan untuk kepentingan pribadi. Bantahan itu disampaikan Nawang Srimulat kepada sejumlah wartawan di kantornya, Jumat (5/4).

Nawang menjelaskan, Selasa (2/4) lalu muncul tuduhan para agggota melalui penasihat hukumnya Samino, SH yang intinya sejumlah anggota yang belum mendapat arisan khawatir tidak akan mendapatkan haknya lantaran pengelolaan keuangan PA GMM dinilai tidak sehat.

Mereka menuding pengelolaan keuangan tidak sehat karena uangnya telah digunakan untuk kepentingan pribadi Nawang Srimulat, seperti untuk membeli mobil, tanah, membangun rumah, dan lainnya sehingga arisan terancam bubar dan PA GMM gulung tikar.

“Keuangan PA GMM memang sedang tidak sehat, karena banyak angsuran anggota yang macet, jadi bohong kalau uangnya saya gunakan untuk kepentingan pribadi,”jelas Nawang.

Disebutkan, jumlah nasabah yang sudah mendapat arisan tapi belum membayar mencapai 83 orang, dengan jumlah tagihan mencapai Rp 2, 827 miliar.

“Pihak pengelola sudah berupaya melakukan penagihan, baik secara non ligitasi maupun menggugat lewat pengadilan,”imbuh Nawang.

Lanjut Nawang, ada 3 kategori nasabah yang sudah membayar, dalam perjanjian, dan belum selesai periode.

Kami sudah membuat kesepakatan dengan anggota, jika sudah jatuh tempo haknya akan diberikan namun butuh waktu dan sesuai dengan kondisi keuangan dan para nasabah sudah bisa memakluminya.

Menurut Nawang, selama 13 tahun arisan sudah berjalan 140 periode, dan anggotanya mencapai 14 ribu NPA (nomor peserta arisan), dimana 126 periode diantaranya sudah selesai, dan semua anggota sudah dapat. Sisanya, 14 periode dengan 100-200 NPA masih proses tahap penyelesaian.

“Kami beritikad baik akan tetap menyelesaikan secara menyeluruh persoalan ini sehingga anggota tidak usah khawatir haknya hilang,” tandas Nawang. (W5)

Tinggalkan Balasan