Bupati Tetapkan Purworejo Tanggap Darurat Covid-19 Mulai 28 Maret – 29 Mei 2020

PURWOREJO, Semakin bertambahnya jumlah pemudik di wilayah Purworejo yang jumlahnya mencapai lebih dari 10 ribu jiwa dan mereka berpotensi menjadi ODP, Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM menetapkan Purworejo dalam status tanggap darurat Covid 19.

Pernyataan itu disampaikan Bupati dalam konferensi pers di pendopo kabupaten, Jumat (27/3). Dengan raut muka serius, Bupati menyampaikan bahwa masa tanggap darurat itu berlaku mulai tanggal 28 Maret (besok) mulai pukul 00.00 WIB hingga tanggal 29 Mei 2020.

Dalam kesempatan itu Bupati didampingi Wakil Bupati Yuli Hastuti, Sekda Said Romadhon, Kajari Purworejo Digdiyono Basuki Susanto, Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito, Dandim 0708 Letkol Inf Muchlis Gasim, SH, M.Si, serta Kadinkes dr. Sudarmi, M.Kes.

Dengan kondisi tanggap darurat itu, Bupati meminta kepada semua komponen di semua lini untuk bertindak tepat dan cepat dalam pencegahan covid 19.

Saat ditanya mengenai anggaran yang disediakan untuk menangani
covid 19, Bupati mengatakan, dana yang semula sebesar Rp 1,1 miliar tentu saja tidaklah mencukupi karena paling tidak dibutuhkan anggaran sekitar Rp 30 miliar. Untuk itu ia akan kembali memformulasikan nilai tersebut bersama jajaran DPRD.

Terkait banyaknya pemudik yang masuk ke wilayah Purworejo, Bupati kembali menghimbau agar mereka tidak pulang ke Purworejo terlebih dahulu. “Hal ini untuk mencegah bertambahnya jumlah ODP dan untuk memudahkan dalam pendataan,” tandasnya.

Bupati juga menegaskan, Purworejo juga sudah memesan 1.000 alat rapid test yang akan digunakan untuk mengetes tenaga medis serta masyarakat yang termasuk dalam status ODP. (Dia)

Tinggalkan Balasan