Bupati Purworejo Terima Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Inovatif

MAKASSAR, Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2018 kategori ekonomi dan investasi. Bupati dinilai telah menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan pariwisata berwawasan budaya, lingkungan dan ekonomi kerakyatan.
Penghargaan diberikan oleh Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr Sumarsono, MDM, di Anjungan City Of Makassar, Pantai Losari, Kota Makassar Sulselrabar, Kamis (30/8) malam. Penghargaan serupa juga diberikan kepada 37 kepala daerah berprestasi terdiri dari empat gubernur, 14 wali kota dan 19 bupati se-Indonesia.
Dirjen Otda Kemedagri Soni Sumarsono dalam sambutannya mengatakan, persoalan masyarakat yang makin kompleks dan cepatnya perubahan zaman menuntut para kepala daerah aktif melakukan terobosan. Kepala daerah tidak perlu takut lagi untuk berinovasi karena pemerintah telah mendukungnya lewat Peraturan Pemerintah (PP) No 38/2017 tentang Inovasi Daerah.
Dengan dasar itu, lanjutnya, kepala daerah tak perlu khawatir lagi terobosan-terobosan yang dilakukan dikemudian hari belum sesuai harapan. Kegagalan berinovasi selama ini kerap kali menghantui para kepala daerah karena rawan adanya kerugian anggaran, jeratan hukum dan lain sebagainya.
“PP No 38/2017 telah memberikan jaminan bahwa para gubernur, wali kota maupun bupati diberi keleluasaan untuk membuat beragam program demi bisa memajukan daerahnya,” kata Sumarsono.

“Pesan Mendagri, silakan berinovasi, silakan berlindung pada PP itu. Sebab kondisi sekarang tidak akan selesai dengan kerja reguler atau biasa-biasa saja, harus buat terobosan,” tandasnya.
Sementara itu Bupati Purworejo Agus Bastian usai menerima penghargaan menjelaskan, Pemkab fokus mengembangkan pariwisata dan perekonomian berbasis masyarakat sesuai dengan visi pembangunan jangka menengah daerah 2016 – 2021. Pariwisata menjadi salah satu andalan mengangkat kesejahteraan masyarakat bersama sektor perindustrian, perdagangan dan pertanian.
“Pemkab mengalokasikan anggaran untuk menyempurnakan beberapa infrastruktur pendukung. Diantaranya penataan kawasan Alun-alun Purworejo, heritage, Pantai Jatimalang dan beberapa akses jalan menuju obyek wisata,”kata Bupati.
Diungkapkan, Pemkab melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga akan membuat terobosan dengan membangun aplikasi berbasis ponsel android bernama Wisata Purworejo. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *