Bupati Ingatkan Agar Sekdes Tidak Jadi “Duri Dalam Daging”

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian minta para Sekrataris Desa (Sekdes) selalu menjaga kebersamaan dan juga kerjasama yang baik dengan kepala desa serta perangkat desa lainnya. Selain itu, Sekdes juga diminta bertanggungjawab terhadap pemberian pelayanan prima kepada masyarakat.

“Jangan ada lagi terjadi sekdes rasa kades. Itu akan membuat tidak kompak organisasi pemerintahan desa sehingga tidak akan berjalan dengan baik,” pesan bupati pada silaturahmi sekaligus peringatan hari jadi yang pertama Paguyuban Sekretaris Desa Kabupaten Purworejo (Prasojo), di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu (10/7).

Menurut bupati, Sekdes bisa menjadi “duri dalam daging”. Sekdes bisa menjadikan kepala desa jadi tersangka. Ini betul. Kalau sekdes tidak membuat laporan yang baik dan keliru, yang bertanggung jawab itu kepala desa.

“Jadi jangan sekali-kali membuat laporan yang tidak sesuai dengan aturan,” tandasnya.

Bupati megatakan, menjadi Sekdes saat ini tidak mudah, karena harus mengikuti tes seleksi. Untuk itu bupati minta kepada para Sekdes untuk bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bupati mengingatkan, peranan Sekdes di desa sangat besar. Sekdes merupakan jabatan yang penuh tantangan, karena dalam melaksanakan tugasnya diperlukan kemampuan administratif dan juga sikap yang arif serta bijaksana.

Bupati berharap, kedepan Prasojo dapat semakin eksis dalam peranannya melindungi kepentingan para anggota untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayahnya. Hal itu karena Sekdes menjadi bagian penting dari proses pembangunan di Kabupaten Purworejo.

Hadir Ketua DPRD Purworejo Ir Luhur Pambudi Mulyono, Kepala Dinpermasdes Agus Ari Setiyadi, Ketua Prasojo Anas Prasetyo dan Ketua Polosoro Dwi Dermawan, serta Sekdes se Kabupaten Purworejo yang berjumlah 420 orang. (W5)

Tinggalkan Balasan