Penyelesaian Pembangunan RS Tipe C 4 Lantai Tinggal Selangkah Lagi

PURWOREJO, Hanya dalam waktu 3 tahun, H Agus Bastian mampu membuktikan bisa mengubah secara frontal wajah dan image Purworejo. Kini Purworejo bukan lagi Kota Pensiunan yang stagnan, melainkan Kota Purworejo yang megah dan membanggakan.

Setelah berhasil mewujudkan pembangunan Pasar Baledono yang megah, kawasan Alun-alun Purworejo yang indah, Romansa Kuliner dan perbaikan tata kota, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali mempersembahkan proyek yang megah dan pro rakyat: pembangunan Rumah Sakit Tipe C empat lantai di kawasan Borokulon, Kecamatan Banyuurip.

Tahap pertama pembangunan Rumah Sakit tipe C di Kelurahan Borokulon, Kecamatan Banyuurip senilai Rp 94 miliar lebih kini telah selesai secara kontruksi.

Selanjutnya pembangunan akan diteruskan pada tahap kedua dengan nilai Rp 36 miliar lebih dan direncanakan selesai pada bulan Desember 2019 mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo Suranto, S.Sos, MPA didampingi Riski Khozari selaku PPKOM Rumah Sakit Tipe C mengatakan, dalam tahap kedua pengerjaan meliputi eletrical, mecanical, gas medis, sanitasi dan instalasi pengolahan limbah medis (Ipal) dan instalasi pengolahan sampah rumah sakit (IPSRS).

Dari 4 lantai yang ada baru di lantai tiga yang sudah selesai sementara lantai lainnya masih berupa instalasi.

“Untuk eletrical meliputi pemasangan listrik di semua ruangan termasuk panel, mecanical meliputi pemasangan 5 lift, sedang untuk Ipal dan IPSRS kita siapkan di belakang gedung, “kata Suranto.

Selain itu, lanjutnya, juga pemasangan keramik di lantai dasar serta pengaspalan landscape keliling. “Untuk arsitekturnya meliputi ruang partisi untuk kantor menggunakan baja dan kaca,”kata Suranto.

Disebutkan, Rumah Sakit Tipe C memiliki kapasitas 129 tempat tidur pasien. Meliputi 1 president suite, 3 VIP, 20 kelas 1, 30 kelas 2, dan kelas 3 sebanyak 75 bed.

Menurut Suranto, sebenarnya untuk fasilitas dari president suite hingga kelas 3 sama, pasien akan mendapat oksigen, gas medis dan toilet kamar mandi yang sama.

Yang membedakan hanya luas ruangan saja. Misal di kelas 3 satu ruangan isinya 6 bed, kelas 2 isinya 4 bed, kelas 1, VIP dan presiden suite isinya 1 bed. “Sebagai contoh untuk ruang presiden suite luasnya 10 x 12 atau 120 meter persegi, jadi sangat luas” sebut Suranto.

Masih kata Suranto, dalam pembangunan tahap II nantinya setiap ruangan akan diberi pesawat telepon, tv kabel dan nurse call. Untuk nurse call juga akan ditempatkan di toilet.

“Tombol nurse call di toilet untuk mengantisipasi jika ada pasien yang terkunci atau tidak bisa bergerak maka dengan menekan nurse call nantinya perawat akan datang,” ucapnya.

Dijelaskan, luas tanah untuk pembangunan Rumah Sakit tipe C 4.000 meter persegi dan luas lantai 15.000 meter persegi.

Beberapa fasilitas Rumah Sakit Tipe C antara lain klinik penyakit mata, klinik bedah, kebidanan dan kandungan serta THT.

Dituturkan Suranto, pihaknya hanya menyiapkan sarana dan prasarana saja, sementara untuk ijin operasional kewenangan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo.

“Jadi soal ijin operasional, kapan mulai beroperasi dan akan diberi nama apa itu kewenangan Dinas Kesehatan, kami hanya menyiapkan sarprasnya saja,”tutur Suranto. (W5)

Tinggalkan Balasan