Mahasiwa KKN Undip Ciptakan Handsanitizer Otomatis Berbasis Arduino

LOANO, Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa Universitas Diponegoro tahun 2021 kali ini dilaksanakan di desa masing-masing karena adanya pandemi COVID-19.  Tema KKN yaitu Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Meski dalam kondisi wabah Covid-19 namun tidak mengurangi semangat mahasiswa untuk tetap melaksanakan kegiatan KKN di kampung. Desa Kebon Gunung, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo merupakan desa asal Rudi Arfaq Ujianto, mahasiswa Universitas Diponegoro yang melaksanakan kegiatan KKN.

Dengan kondisi hampir seluruh belahan bumi terdampak oleh virus Corona yang belum juga bisa dituntaskan sehingga membuat keresahan bagi setiap insan, khususnya salah satu negara Indonesia di mana kasus positif COVID-19 terus meningkat setiap harinya. 

Hansanitizer otomatis berbasis arduino

Dikutip dari https://covid19.go.id/ pertanggal 3 Februari 2021 kasus COVID-19 di Indonesia sudah menyentuh 1.111.671 kasus positif, 905.665 sembuh, 30.770 Kasus Kematian.

Menyikapi hal tersebut, mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Otomasi Undip itu berinisiatif menciptakan hand sanitizer otomatis berbasis arduino nano guna mencegah  penularan virus Covid 19 di Mushola Mencil Sari, Dusun Sembuh, Desa Kebon Gunung Kecamatan Loano.

Program ini dilaksanakan sesuai dengan situasi kondisi saat ini dan bersesuaian dengan disiplin ilmu yang dimiliki oleh mahasiswa tersebut.

Rudi Arfaq Ujianto menerangkan cara kerja hand sanitizer otomatis temuannya

Hand sanitizer otomatis tersebut terdiri atas komponen-komponen elektronika yaitu arduino nano, motor servo, sensor infrared/sensor halangan, kabel jumper, kawat, adaptor, kabel conector Arduino, switch on/off dan botol handsanitizer yang dirancang dan di program sedemikian rupa menjadi sebuah alat yang unik.

Cara kerja hand sanitizer otomatis ini berbeda dengan hand sinitizer pada umumnya, karena di masa pandemi ini sangat dianjurkan untuk tidak menyentuh secara langsung benda yang digunakan secara bergantian.

Untuk menghindari hal tersebut, maka dalam menggunakan hand sanitizer otomatis berbasis arduino nano ini cukup hanya mengarahkan tangan ke saluran keluarnya cairan hand sanitizer. Dengan bantuan sensor infrared secara otomatis cairan hand sanitizer akan keluar.

Dengan menggunakan alat ini maka tidak akan terjadi sentuhan, sehingga dapat meminimalisasi penyebaran Covid-19 bahkan dapat memberhentikan penularan.

Alat yang dibuat dikenalkan dan diuji coba oleh pengurus Mushola Mencil Sari, Kyai Agus Mundirun, santri Pondok Mencil Sari dan beberapa anak-anak pengajian. Menurut mereka, alat tersebut merupakan alat yang modern di era perkembangan teknologi dan sangat cocok digunakan di tempat umum saat adanya pandemik ini. 

“Alatnya canggih, mirip yang saya temui pas di Makkah dulu, bisa keluar sendiri,“ujar Kyai Agus Mundirun kepada mahasiswa KKN Undip (23/1/2021). (**)

Penulis: Rudi Arfaq Ujianto Mahasiswa Teknologi Rekayasa OtomasiDPL: Dr.rer.nat. Thomas Triadi P., ST, M.Eng.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *