Mahasiswa KKN Undip Sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat di SDN Kepuh

KUTOARJO, Mahasiswa KKN Undip Tim I, Taufiq Hidayat, melakukan kegiatan penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat kepada siswa SD Negeri Kepuh. Sosialisasi tersebut dilakukan karena masih banyak siswa yang melanggar protokol kesehatan.  

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan jumlah kasus positif yang terus meningkat di Indonesia, masyarakat seharusnya menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuk mengurangi penularan virus Covid-19. 

Namun, nyatanya masih banyak warga di Desa Kepuh, Kecamatan Kutoarjo yang masih tidak peduli menjalankan protokol kesehatan, tak terkecuali anak-anak sekolah.

“Kegiatan belajar mengajar siswa SD Negeri Kepuh tetap dilaksanakan secara offline walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, namun jumlah siswa yang masuk dibatasi, hanya setengah kelas yang datang perhari secara bergantian. Waktu belajar 90 menit mulai pukul 08.00-09.30” kata Edi Suroso, Kepala Sekolah SD Negeri Kepuh.

Sosialisasi cuci tangan pakai sabun

Namun, ketika dilakukan pengecekan di SD Negeri Kepuh para siswa tidak menerapkan protokol kesehatan. Banyak dari mereka tidak memakai masker, tidak mencuci tangan sebelum masuk kelas dan tidak menjaga jarak. 

Mahasiswa Undip melakukan sosialisasi Gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat di tengah pandemi Covid-19 kepada siswa SD Negeri Kepuh kelas 4, 5, dan 6. 

Melalui sosialisasi itu diharapkan siswa dapat kembali menerapkan protokol kesehatan dan bisa memberikan informasi kepada kekeluarganya ataupun lingkungan sekitarnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam berkegiatan.

Tujuan Gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak dengan menjalani perilaku kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat sehingga imunitas tubuh tetap terjaga dan tidak mudah terserang penyakit terutama Covid-19.

Seorang siswa menunjukkan tata cara melakukan protokol kesehatan

Kegiatan sosialisasi dilakukan di ruang kelas dengan menggunakan metode pemaparan secara interaktif dengan para siswa. Pemaparan sosialisasi meliputi pentingnya menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan pada saat sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan, menghindari memakan jajanan yang tidak sehat, dan rajin berolahraga agar imunitas bertambah kuat. 

Selain menjaga kesehatan diri, para siswa juga diajarkan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan selalu membersihkan kamar mandi setelah digunakan baik di sekolah maupun di rumah.

Di dalam kegiatan sosialisasi, dilaksanakan demonstrasi mencuci tangan menggunakan sabun secara baik dan benar kepada para siswa. Para siswa sangat antusias melaksanakan rangkaian kegiatan sosialisasi dari awal hingga akhir. 

Diharapkan dari kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran di level anak-anak untuk mau menjalankan hidup bersih dan sehat. Hal tersebut agar anak-anak bisa mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan. 
Selain itu, dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat anak-anak mampu menjadi contoh yang baik bagi orang tua dan keluarganya dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup. (**)

Penulis : Taufiq Hidayat/Oseanografi/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan/Universitas Diponegoro. Dosen Pembimbing KKN : Dr.rer.nat Thomas Triadi Putranto, ST, M.Eng

Tinggalkan Balasan