Intel dan Provos TNI AD Razia Kendaraan Anggota Kodim 0708

PURWOREJO, Untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas terhadap anggota di jajaran TNI AD, Staf Intel dan Provos bekerja sama dengan Detasemen Polisi Militer IV/2 – 2 Purworejo memeriksa ratusan kelengkapan kendaraan dinas maupun pribadi milik PNS dan personil Kodim 0708 Purworejo di halaman Makodim Senin (8/03).

Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim, Sos.,M.Si mengatakan, kegiatan pemeriksaan fisik maupun administrasi kelengkapan seluruh prajurit kendaraan dinas maupun pribadi bertujuan untuk mendisiplinkan prajurit dalam berkendara. Selain juga untuk mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku.

“Alhamdulillah, selama ini anggota Kodim tidak ada yang melanggar aturan berlalulintas. Hal itu karena setiap waktu secara aktif kami melaksanakan pemeriksaan terpadu baik oleh anggota Provos maupun Intel agar tidak ada korban sia-sia di jalan,” jelas Dandim.



Adapun Dansubdenpom IV / 2- 2 Purworejo Kapten CPM Rusmanaji mengatakan, kegiatan rutin dilaksanakan setelah apel gelar pasukan Ops Gaktib Polisi Militer “Waspada Wira Keris” Ta. 2021 di Mapomdam IV/Diponegoro beberapa waktu lalu.

Tim gabungan razia kendaraan anggota TNI AD

“Dalam razia tersebut disasar 276 unit motor terdiri atas 98 motor dinas dan 178 unit motor pribadi yang dimiliki anggota. Adapun untuk kendaraan roda empat ada 11 unit yang terdiri atas 5 mobil umum dan 6 mobil dinas,” tandasnya.

Pemeriksaan ini, lanjut Rusmanaji, sifatnya hanya preventif atau pencegahan karena hanya dicatat dan mengedepankan Provos Satuan. Bagi prajurit yang tidak lengkap dicatat selanjutnya diberikan batas waktu untuk melengkapi. Sedangkan anggota yang tidak mempunyai SIM TNI akan diadakan pembuatan secara kolektif dan dibantu pengurusannya di Madenpom IV/2 Yogyakarta.

“Setelah tahap preventif ini selanjutnya akan dilaksanakan tahapan penindakan di lapangan, baik operasi di jalan maupun tempat-tempat lainnya. Apabila kedapatan anggota yang tidak lengkap kami akan berikan tilang lalin. Selanjutnya akan melaksanakan sidang di Odmil untuk mendapatkan sanksi denda sesuai dengan pelanggarannya,” pungkas Rusmanaji. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *