| Warga Jrakah Tewas Diduga Ditembak Oknum Polisi |
|
| Ditulis oleh Administrator | |
| Senin, 27 Februari 2012 | |
|
Menurut saksi mata, peristiwa tersebut terjadi di halaman rumah korban Minggu (26/2) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelum kejadian, korban sedang nonton siaran langsung sepakbola di televisi di rumahnya bersama keluarganya. Sedangkan istri korban, Hartini (31) dan anaknya dan Risa Safitri (6) berada di kamar. Mereka dikejutkan kedatangan dua petugas Polsek Bayan yang katanya masuk ke dalam rumah tanpa permisi. Seorang petugas yang datang ke rumah korban diketahui berinisial R berpangkat brigadir. Menurut saksi, dua tamu tersebut langsung menanyakan keberadaan Slamet (40) kakak korban yang terlibat dalam perkara pencurian. Setelah mendapat jawaban bahwa Slamet tidak berada dalam rumah, petugas yang salah satunya berinisial Brigadir R, menanyakan identitas Supri Handoko. "Mereka tanya lagi, itu siapa sambil menunjuk ke arah Supri. Lantas dijawab kalau Supri adalah adik Slamet," kata saksi mata yang tidak bersedia disebut namanya. Selanjutnya korban berdiri dan berjalan menuju pintu, tidak berselang lama, terdengar dua kali letusan. Orang dalam rumah keluar dan menemukan Supri sudah tergeletak di depan pintu. "Kami bersama petugas membawa Supri ke RSUD Saras Husada Purworejo, saat di perjalanan korban masih bernafas. Namun, sampai di rumah sakit, korban meninggal dunia," tuturnya. Slamet yang dicari polisi tersebut tidak tinggal serumah dengan korban. Namun konon Slamet diketahui sering datang ke rumah korban. Bahkan, sehari sebelum kejadian, Slamet datang berkunjung ke rumah Supri. * |