Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Kesehatan arrow Jelang Tahun Baru, Dinas Kesehatan Razia Makanan dan Minuman

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Google Search

Webpurworejonews.com

Iklan Ayam Pelung

 

 

 

 

Jelang Tahun Baru, Dinas Kesehatan Razia Makanan dan Minuman Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 28 Desember 2010
PURWOREJO, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Purworejo melakukan operasi makanan dan minuman di sejumlah swalayan, toko dan pasar. Menjelang Natal dan Tahun Baru ini, tim operasi makanan minuman yang terdiri atas DKK, Polres, Pol PP, Perindagkop, Bagian Perekonomian dan Penanaman Modal serta Bagian Humas Setda melakukan operasi makanan minuman di sejumlah swalayan Purworejo dan Kutoarjo. Tim yang dipimpin Kabid Pelayanan Kesehatan DKK dr Darus, langsung menuju ke beberapa swalayan di kota Purworejo. Di sejumlah swalayan tersebut tidak ditemukan makanan minuman yang masa expired-nya kedaluwarsa, tetapi yang mendekati hampir habis masa berlakunya terdapat pada makanan.
Selain itu, ditemukan sedikit kemasan yang rusak karena benturan atau bocor. Dengan bocor kemungkinan besar dapat menjadi peluang untuk masuknya kuman. ”Ini yang juga harus menjadi perhatian pemilik swalayan. Paling tidak ada kontrol rutin petugas swalayan sehingga makanan minuman yang tidak layak, untuk tidak dijual kepada konsumen,” ujarnya.

Menurutnya,  yang sudah bagus di sejumlah swalayan tersebut menerima pasokan makanan minuman yang sudah berlabel P-IRT dari Dinas Kesehatan. Ini berarti keamanan dan kebersihan, dan pertanggungjawabannya akan jelas. Termasuk kesadaran pemilik swalayan untuk meminta surat izin dan foto copy KTP pemasok.

Darus menjelaskan, operasi dilakukan di sejumlah swalayan, dikarenakan biasanya di swalayan terjadi peningkatan penjualan. Selain itu, pada Natal dan Tahun Baru biasanya swalayan melakukan cuci gudang, pembuatan parcel, dan sejenisnya. Ini dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan-kemungkinan ada yang menggunakan kesempatan untuk menjual makanan dan minuman yang tidak layak bagi kesehatan.*
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >