| Lima Desa Dirintis Jadi Desa Wisata di Purworejo |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator | |
| Rabu, 10 Maret 2010 | |
|
PURWOREJO, Lima desa di wilayah Kabupaten Purworejo akan diprogramkan menjadi desa wisata. Kelima desa tersebut yaitu Desa Ketawangrejo Kecamatan Grabag, Desa Keburuhan Kecamatan Ngombol, Desa Jatimalang Kecamatan Purwodadi, Desa Somongari Kaligesing dan Desa Karangrejo Kecamatan Loano. Tiga desa di wilayah pantai selatan (Ketawangrejo, Keburuan dan Jatimalang), menurut kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi dan Pariwisata ( Dishubkomipar) Grahito Ganjar SH, selama ini sudah dirintis sebagai daerah tujuan wisata dengan andalan keindahan pantainya. “Karena pantai di ketiga desa itu selama ini dikunjungi banyak wisatawan, maka sekalian kita programkan untuk desa wisata. Paling tidak mulai tahun anggaran 2011 kegiatan wisata di desa-desa itu sudah mulai bangkit,” katanya kepada wartawan di kantornya belum lama ini. Sebenarnya, menurut Grahito, jauh sebelum Pantai Keburuhan dan Jatimalang dikunjungi wisatawan, Pantai Ketawang justru sudah menjadi tujuan wisata tradisional sejah berpuluh-puluh tahun lalu. Bahkan saat hari libur seperti hari raya, ribuan pengunjung memadati pantai ini. Namun dalam perkembangan berikutnya, justru Pantai Jatimalang dan Keburuhan yang mendapat fasilitas dari pemerintah. Sedangkan Pantai Ketawang terbengkelai dengan adanya kontrak penambangan pasir besi selama 20 tahun sejak tahun 1987. Sementara Desa Somongari, selama ini juga sudah dikenal masyarakat sekitar dengan adanya kergiatan ritual Jolenan yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali, termasuk tahun ini jatuh pada balan Januari lalu. “Wisata sejarah dan agro juga dapat diandalkan untuk Desa Somongari yang merupakan tempat kelahiran pahlawan Nasional WR Soepratman dan dikenal sebagai desa penghasil buah buahan terutama durian. Sedangkan di Desa Karangrejo, kreativitas warganya yang sangat peduli dengan lingkungan alam, menjadi andalan tersendiri untuk wisata alam. Bahkan di desa ini tengah berkembang hutan rakyat dengan berbagai tumbuhan tanaman langka”, ungkapnya. Menurut Ketua kelompok tani Murakabi Desa Karangrejo Padnani, untuk mengembangkan Karangrejo sebagai desa wisata telah terjalin kerja sama dengan UGM dan perguruan tinggi lainnya. Bahkan para anggota kelomtan ini telah mendapat pelatihan pula dari balai pembenihan tanaman hutan Jawa Bali di Sumedang, untuk mengembangkan berbagai jenis tanaman hutan.* |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|




