Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Politik arrow Yuniarso Bertolak ke Jepang, Ceramah di Universitas Nagoya

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Google Search

Webpurworejonews.com

Selamat atas Pelantikan Drs. Mahsun Zain sebagai Bupati Purworejo 2010 -2015

PEMILUKADA 2010 KAB. PURWOREJO

Pendaftaran Siswa Baru SMK PN-PN2 Purworejo


Yuniarso Bertolak ke Jepang, Ceramah di Universitas Nagoya Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Ahmad Nas Imam   
Minggu, 07 Maret 2010
Drs H Yuniarso Kwartono AdiPURWOREJO, Di tengah kesibukannya mempesiapkan pencalonannya,  H Yuniarso Kwartono Adi, salah satu kandidat bupati Purworejo dari Partai Demokrat, pekan depan bertolak ke Jepang untuk memenuhi undangan dari Universitas Nagoya. Yuniarso merupakan wakil Indonesia yang diminta oleh pemerintah negeri Matahari Terbit itu untuk membawakan makalah Problem Sosial dan Pertumbuhan Generasi Muda di Asia dalam forum Penyusunan Program Kerjasama Pendidikan Jepang-Indonesia yang dilaksanakan pada 11-17 Maret mendatang.
Yuniarso yang ditemui Minggu (7/3) siang usai mengukuti pembukaan Konfercab GP Ansor Purworejo menjelaskan, dalam forum yang juga diikuti oleh wakil-wakil dari pemerintah China, Vietnam, Malaysia, Korea, Jerman dan Amerika Serikat itu ia akan memaparkan problematika yang dihadapi negara-negara di Asia khususnya Indonesia dalam bidang ekonomi dan kesempatan kerja. Ia akan menekankan bahwa pengangguran  dapat mengakibatkan kehancuran suatu bangsa.
 
Untuk itu ia menawarkan sebuah solusi berupa peningkatan pertumbuhan ekonomi guna menciptakan kesempatan kerja. Di sisi lain Yuniarso juga merekomendasikan untuk penanganan pendidikan moral dan budi pekerti untuk mempertebal jiwa nasionalisme generasi muda sebagai salah satu upayamenangkal pengaruh narkoba di kalangan generasi muda.*
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >