Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Pendidikan arrow 5.392 Siswa Miskin di Purworejo Akan Peroleh Beasiswa

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Google Search

Webpurworejonews.com

Selamat atas Pelantikan Drs. Mahsun Zain sebagai Bupati Purworejo 2010 -2015

PEMILUKADA 2010 KAB. PURWOREJO

Pendaftaran Siswa Baru SMK PN-PN2 Purworejo


5.392 Siswa Miskin di Purworejo Akan Peroleh Beasiswa Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Ahmad Nas Imam   
Selasa, 09 Februari 2010
PURWOREJO, Sebanyak 5.392 siswa Sekolah Dasar yang berasal dari keluarga kurang mampu akan mendapat beasiswa miskin pada tahun 2010. Pemerintah berencana membantu meringankan biaya operasional sehari-hari siswa kurang mampu, yang tidak ditanggung oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Purworejo Bambang Aryawan di ruang kerjanya beberapa hari lalu.
Bambang Aryawan mengatakan, beasiswa tersebut merupakan upaya  pemerintah mengurangi jumlah anak SD putus sekolah karena alasan biaya operasional. ”Memang sudah ada BOS, namun untuk menjalani pendidikan, siswa harus mengeluarkan operasional sehari-hari seperti transport, beli sepatu atau alat sekolah lainnya. Operasional sehari-hari itulah yang ditanggung dalam beasiswa miskin,” ungkapnya.
 
Meski kuota sudah ditetapkan, menurutnya bukan berarti 5.392 siswa SD di Kabupaten Purworejo terancam putus sekolah. Walaupun terdapat siswa yang tidak memiliki sepatu atau kesulitan dalam hal transportasi untuk menuju ke sekolah, mereka tetap semangat mengikuti pendidikan.
 
Dinas P dan K Kabupaten Purworejo berencana melakukan pengawasan dan pengarahan saat beasiswa itu dicairkan. ”Kami akan imbau kepada orang tua, agar menggunakan dana itu untuk membantu proses kelancaran pendidikan anaknya, jangan untuk hal lain,” katanya.*
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >