Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Olah Raga arrow KONI Mencari Atlet di Sekolah-Sekolah

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Google Search

Webpurworejonews.com

Iklan Ayam Pelung

 

 

 

 

KONI Mencari Atlet di Sekolah-Sekolah Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Ahmad Nas Imam   
Kamis, 14 Januari 2010
PURWOREJO, Komite  Olahraga Nasional Indonesia ( KONI) Kabupaten Purworejo akan menggiatkan kompetisi-kompetisi olahraga skala lokal pada tahun 2010. Langkah itu ditempuh sebagai usaha pembinaan dan penggemblengan atlet untuk meraih prestasi olahraga  pada kompetisi ekternal. Pernyataan itu disampaikan Ketua KONI Kabupaten Purworejo Angko Setiyarso Widodo saat membuka rapat koordinasi KONI di Hotel Ganesha (10/1). Rakor tersebut diikuti oleh seluruh cabang olah raga  dan pelatih dari SMP dan SMA.
Lebih lanjut dikatakan bahwa lewat kompetisi dan kejuaraan, secara tidak langsung para atlet juga melakukan latihan dan mental tanding akan terasa. ”Silakan seluruh pengurus cabang menyampaikan agenda kompetisi dan kejuaraan apa saja yang akan digelar pada  tahun 2010. Semua agendanya akan kita koordinasikan secara sistematis supaya tidak berbenturan dengan agenda cabang olah raga yang lain,” katanya.
 
Angko mencontohkan Propinsi Jawa Timur yang prestasi olah raganya cukup membanggakan. Setelah ditelusuri, disana ternyata  sering sekali diadakan kompetisi dan kejuaraan. ”Kalau sifatnya positif dan membangun, kenapa tidak kita contoh,” katanya. Proses kaderisasi dan perekrutan atlit yang paling  strategis dilakukan di sekolah-sekolah. Sebab, harus diakui sekolah merupakan lembaga sumber atlit.
 
Oleh sebab itu perlu adanya perhatian khusus dari para pengurus cabang untuk mencari dan melihat para siswa yang memiliki potensi untuk menjadi atlit yang profesional.Angko mengharapkan adanya dukungan penuh dari pihak sekolah maupun dinas terkait. ”Bagi siswa yang memiliki bakat di bidang olah raga agar difasilitasi dan terus menerus dibina. Mereka ini asset daerah yang bisa mengharumkan nama Purworejo di bidang olah raga,” harapnya.
 
Ketua panitia Drs MGS Sukusyanto dalam kesempatan tersebut menyatakan, rakor tersebut bertujuan untuk menyusun agenda kegiatan dari masing-masing cabang olah raga yang akan dilaksanakan pada tahun 2010. Selain itu, dimaksudkan sebagai upaya penguatan kapasitas lembaga serta menjadi wahana bagi pengembangan dan pembinaan atlit berprestasi. “Rakor ini juga sangat strategis sebagai persiapan menghadapi Porprov Jateng tahun 2013,” tandasnya.*
 

Comments  

 
0 #1 Rochid Supangat 2010-10-02 16:52, 16:52
Seiring dg ditutupnya SMOA/SGO nampak adanya kesenjangan dan kesulitan akan kaderisasi olahragawan khususnya cabang2 Atletik utuk ini diharapkan Purworejo bisa mempelopori dibukanya kembali SMOA/SGO sbg wahana pencarian bibit2olah ragawan serta mencetak para pembinanya sekaligus
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >