| Usaha Ternak Ayam Pelung Mulus Rahayu Bangkit Kembali |
|
|
|
| Ditulis oleh Ahmad Nas Imam | |
| Kamis, 24 Mei 2012 | |
|
Dalam dunia usaha, membidik peluang bisnis yang menjanjikan tidaklah mudah. Selain jeli melihat perkembangan pasar, seorang pengusaha juga harus sabar, tekun dan kerja keras. Itulah yang dikerjakan oleh H Martedjo seorang pensiunan karyawan PT Perkebunan Jawa Barat yang sejak setahun lalu memilih usaha ternak ayam pelung sebagai kegiatan mengisi masa pensiunnya. Kini peternakannya bangkit kembali setelah beberapa bulan lalu nyaris hancur gara-gara kelebihan stok tetapi pembeli berkurang. H Martedjo yang ditemui di peternakannya di Jalan Majapahit No 56 Kelurahan Doplang mengungkapkan, ia memilih beternak ayam pelung karena di Purworejo belum ada yang mengembangkannya. Sehingga diharapkan prospeknya bagus. Peternak ayam di Purworejo kebanyakan memilih ayam pedaging, petelor, ayam kampung atau ayam bangkok. Ia berharap usaha yang dirintisnya akan terus berkembang pesat. "Soalnya ayam pelung itu banyak keistimewaannya. Selain kluruknya yang khas, ayam pelung juga berukuran besar, cerdas, dan setiakawan," katanya. "Mulus Rahayu" kini tidak lagi menjual dalam bentuk telur, tetapi hanya anakan, lincir atau dere hingga pejantan atau betina. Psalnya, pernah terjadi ayam-ayam betina mengalami stres massal gara-gara telurnya diambil setiap hari. Dampaknya, betina-betina itu mengamuk dan tidak mau bertelur lagi.* |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
