Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Ekonomi arrow Usaha Ternak Ayam Pelung Mulus Rahayu Bangkit Kembali

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Google Search

Webpurworejonews.com

Iklan Ayam Pelung

 

 

 

 

Usaha Ternak Ayam Pelung Mulus Rahayu Bangkit Kembali Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Ahmad Nas Imam   
Kamis, 24 Mei 2012
H Martedjo memberi pakan pada pelung piaraannyaPURWOREJO, Pasang surut dalam dunia usaha memang sudah biasa. Itu pula yang dialami H Martedjo (82), pemilik usaha ternak ayam pelung Mulus Rahayu di Kelurahan Doplang Purworejo. Ada masa ketika pembeli datang silih berganti hingga kehabisan stok, tapi pernah pula mengalami masa surut ketika uang simpanan terkuras habis saat jumlah ayamnya terus bertambah tetapi pembelinya berkurang drastis. Akibatnya modal habis untuk membeli pakan. Alhasil, ayam-ayam pelungnya terpaksa dijual murah demi mengurangi pengeluaran. 
Dalam dunia usaha, membidik peluang bisnis yang menjanjikan tidaklah mudah. Selain jeli melihat perkembangan pasar, seorang pengusaha juga harus sabar, tekun dan kerja keras. Itulah yang dikerjakan oleh H Martedjo seorang pensiunan karyawan PT Perkebunan Jawa Barat yang sejak setahun lalu memilih usaha ternak ayam pelung sebagai kegiatan mengisi masa pensiunnya.
 
Kini peternakannya bangkit kembali setelah beberapa bulan lalu nyaris hancur gara-gara kelebihan stok tetapi pembeli berkurang. H Martedjo yang ditemui di peternakannya di Jalan Majapahit No 56 Kelurahan Doplang mengungkapkan, ia memilih beternak ayam pelung karena di Purworejo belum ada yang mengembangkannya. Sehingga diharapkan prospeknya bagus. Peternak ayam di Purworejo kebanyakan memilih ayam pedaging, petelor, ayam kampung atau ayam bangkok.
 
Ia berharap usaha yang dirintisnya akan terus berkembang pesat. "Soalnya ayam pelung itu banyak keistimewaannya. Selain kluruknya yang khas, ayam pelung juga berukuran besar, cerdas, dan setiakawan," katanya. "Mulus Rahayu" kini tidak lagi menjual dalam bentuk telur, tetapi hanya anakan, lincir atau dere hingga pejantan atau betina. Psalnya, pernah terjadi ayam-ayam betina mengalami stres massal gara-gara telurnya diambil setiap hari. Dampaknya, betina-betina itu mengamuk dan tidak mau bertelur lagi.*
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >