Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Politik arrow Dinas Kelautan dan Bapeluh Dihapus, Badan Penanggulangan Bencana Berdiri

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Google Search

Webpurworejonews.com

Iklan Ayam Pelung

 

 

 

 

Dinas Kelautan dan Bapeluh Dihapus, Badan Penanggulangan Bencana Berdiri Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 17 April 2012
PURWOREJO, Sejumlah satuan kerja (satker) setingkat eselon II dalam struktur Pemerintah Kabupaten Purworejo dihapus, menyusul ditetapkannya Rencana peraturan daerah (Raperda) tentang Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo, Selasa (17/4) siang dalam rapat paripurna DPRD. Dalam SOTK yang baru, Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan atau yang populer dengan sebutan Bapeluh dan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan dihapus, dan bidang-bidang pada dinas itu dimasukkan ke Dinas Pertanian yang sekarang menjadi Dinas Pertanian Kelautan Perikanan dan Peternakan.  
Sementara itu Bidang Kehutanan dan Perkebunan yang sebelumnya menjadi struktur di Dinas Pertanian dan Kehutanan, akan berdiri sendiri menjadi Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Sedang Dinas Pertanian dan Kehutanan diganti menjadi Dinas Pertanian Kelautan Perikanan dan Peternakan. Bidang Kehutanan dan Perkebunan yang sebelumnya jadi bagian dalam Dinas Pertanian, menjadi dinas baru yaitu Dinas Kehutanan dan Perkebunan.
 
Dalam SOTK baru juga dibentuk satker baru yang diberi nama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Di dalamnya terdapat  Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) yang sebelumnya berdiri sendiri sebagai satker setingkat eselon III. Sedang untuk Linmas masuk pada Satpol PP. Selain itu Dinas Pengairan berubah menjadi Dinas Pengairan Sumberdaya Air dan Mineral. Dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) berubah menjadi Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga. *
 

Comments  

 
0 #2 teguh pathuk jagad 2013-02-13 23:13, 23:13
lah wis ngono arep di bentuk opo wae terserah sampeyan arep di bentuk GORO GORO TERUS YO KENO wong program wingi mbok dho ora ulih seseran duit milunggan, WONG KEPINTEREN LHA NEK WONG BODO KAN PROGRAM WINGI TETEP MLAKU PROGRAM ANYAR DI ANAKE, karang iyo karepe mbilung tpi jane togog kuwi ora rilo. WWWALAH LOLEE LOLEE LOLEEEE
Quote
 
 
0 #1 suwardi 2012-05-04 13:04, 13:04
purworejo seharusnya mulai mengadakan penyuluhan2 dibidang pertanian,peter nakan,perikanan masalahnya purworejo yang paling besar adalah dibidang itu untuk industri kayaknya kurang
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >